Hobi Remas Payudara Cewek di Jalan, Syahputra Dijemput Dari Tempat Kerja



ISN (Medan) -- Seorang lelaki warga Sei Kambing B II, Kecamatan Helvetia, Medan, Syahputra (34), terancam dibui akibat ulang nakalnya.

Lelaki lajang itu ditangkap lantaran kerap melakukan pelecehan seksual terhadap sejumlah siswi SMA. Syahputra ditangkap setelah perilakunya meremas payudara seorang siswi SMA terekam CCTV dan viral di media sosial. 

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, didampingi Kasat Reskrim AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan, tersangka dijerat dengan UU No 23 tahun 2009 Tentang Perlindungan Anak. 

"Aksi tersangka viral dan kita lakukan lidik dan langsung meringkus tersangka," jelas Kombes Pol Dadang Hartanto, dilansir Jumat (27/4/2018).

Syahputra yang bekerja sebagai peracik bumbu masak di Restoran Maxim di Jalan Merak Jingga, Kecamatan Medan Timur, dibekuk polisi dari tempat kerjanya, Selasa (24/4/2018).

"Berkat nomor plat kendaraannya, kita berhasil melacak. Nomor polisi keretanya sudah dibuka pelaku untuk menghilangkan jejak. Selain itu helm yang dipasangi stiker oleh tersangka juga sudah dibukanya. Polisi kemudian melihat STNK kereta Honda Vario BK 5171 AHH dan cocok dengan kendaraan saat tersangka melakukan aksinya," jelas Kombes Dadang.

Akibat perbuatannya, Syahputra terancam penjara selama 15 tahun. "Ancaman hukumannya 15 tahun penjara," kata Kombes Dadang.

Terobsesi Lihat Cewek Seksi di Tempat Kerja

Saat ditanyai wartawan, Syahputra mengaku nekat melakukan perbuatannya lantaran terobsesi melihat konsumen wanita Tionghoa yang berpakaian seksi saat datang ke restoran tempat pelaku bekerja.

"Saya sering melihat wanita seksi di tempat kerja. Saya terobsesi itu baru dua bulan ini," akunya.

Untuk melampiaskan hasrat birahinya selepas melihat wanita seksi di tempatnya bekerja, ia pun nekat melampiaskannya dengan memegang organ intim wanita yang ditemuinya di jalanan. Saat berhasil, pelaku langsung kabur dengan sepeda motor yang dibawanya.

"Habis pegang payudara wanita itu, aku onani sambil mencium tanganku yang bekas megang itu tadi," katanya blak-blakan.

Setelah ditangkap polisi, Syahputra mengaku merasa malu dan menyesal atas perbuatannya. "Nyesal aku bang, kerjaan aku hilang dan orang tuaku pun belum tau aku ditangkap karena kasus ini," sebut pria yang mengaku belum pernah pacaran itu sembari tertunduk.

Sebelumnya, video aksi Syahputra meremas payudara seorang siswi SMA swasta viral di media sosial. Dalam video itu, usai beraksi, pelaku langsung kabur mengendarai sepeda motor Honda Vario BK 5171 AHH miliknya.

Perbuatan itu dilakukannya pada saat korban baru pulang sekolah bersama seorang teman wanitanya dan berjalan di Jalan Talaud, Kecamatan Medan Kota, beberapa hari lalu.

Atas kejadian itu, korban yang merupakan warga turunan Tionghoa itupun melaporkan aksi Syahputra sesuai bukti lapor nomor: LP/808/IV/SPKT Restabes Medan 24 April 2018, atas nama pelapor, Wie Khoen.

Berdasarkan pemeriksaan polisi, warga Jalan Ampera I Kelurahan Sei Sekambing B Kecamatan Medan Helvetia itu sudah berulang kali melakukan aksi remas payudara perempuan. Sebelum aksinya video remas payudara di Jalan Talaud viral di medsos, Syahputra juga pernah melakukan aksi serupa di Jalan Tapanuli simpang Jalan Percut, Jalan GB Joshua simpang Jalan Jambi, Jalan Talaud, Jalan Talaud simpang Jalan MT Haryono, Jalan Bintang, Jalan Veteran dan Jalan Thamrin.


Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar