Mendadak 'Ngawur' Pimpin Rapat, Ketua DPRD Siantar Dilarikan ke Rumah Sakit



ISN (Siantar) -- Ketua DPRD Kota Pematangsiantar, Marulitua Hutapea, terlihat kurang sehat sehingga terkesan 'ngawur' saat memimpin rapat dengar pendapat (RDP) dengan delegasi Aliansi Pedagang Balerong, Kaki Lima dan Kios Tempel (Balimbel) Pasar Horas bersama jajaran PD Pasar Horas Jaya (PHJ) di Ruang Komisi II, Jumat (20/4/2018) sekira jam 10.00 WIB. 

Situasi itu pun membuat suasana nyaris tak terkendali karena kalimat yang dilontarkan Marulitua seolah tidak fokus. Beberapa pedagang yang kesal akhirnya berteriak, "DPRD mabuk!". 

Untuk mencegah Marulitua agar tidak terus bicara tanpa arah, Kennedy Parapat meminta agar pimpinan rapat diserahkan kepada anggota dewan lainnya. Namun saat diserahkan kepada Kennedy Parapat sebagai pimpinan rapat, Eliakim Simanjuntak yang duduk diantara Marulitua dengan Kennedy sempat emosi dan mengatakan pendelegasian rapat tidak seperti itu caranya. 

Kemudian Eliakim berdiri untuk meninggalkan ruangan. Namun tindakan itu dengan cepat dicegah anggota dewan lainnya dan akhirnya Marulitua meminta maaf. 

"Maaf kepada mantan," ucap Marulitua kepada Eliakim yang merupakan mantan Ketua DPRD Siantar yang digantikannya. 

Sementara para pedagang sempat tertawa melihat lakon yang dipertontonkan para wakil rakyat tersebut. Marulitua kemudian digiring seorang staf keluar ruangan, meski dia masih sempat mengucapkan kalimat yang juga kurang jelas. 

Setelah disepakati Kennedy Parapat yang memimpin rapat tersebut, suasana kemudian mulai kondusif, apalagi setelah ia menyampaikan permintaan maaf. 

"Kami sebagai anggota dewan mohon maaf atas situasi ini dan kami yakin bahwa pertemuan membahas soal revitalisasi Pasar Horas yang ditolak pedagang ini bisa lancar kalau kita semua punya etika," kata Kennedy. 

Sementara itu di luar ruangan, Marulitua yang sudah terlihat lemas kemudian dibopong staf dan beberapa Satpol PP menuju ruangannya. Tak berapa lama di ruangannya, Marulitua dikatakan sudah 'tumbang'. Dia pun buru-buru dibopong ke dalam mobil untuk selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Vita Insani (RSVI), Jalan Merdeka, Kota Siantar.

Sesampai disana, Maruli kemudian dimasukkan ke ruang IGD untuk mendapat perawatan. Setelah menjalani sejumlah pemeriksaan, Marulitua yang didampingi istri dan kerabatnya langsung dibawa ke ruang perawatan. 

Pantauan di rumah sakit, terlihat Kepala Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar, dr. Ronald Saragih, hadir disana. Menurut Eduward Purba Dasuha, adik ipar Marulitua Hutapea, dari hasil pemeriksaan medis di RSVI, abang iparnya itu bukan mengalami serangan jantung. Hanya saja kondisi kesehatannya memang menurun saat memimpin rapat di Komisi II tersebut karena kelelahan menyusul aktifitasnya yang sangat padat. 

"Dia kecapekan karena kesibukannya. Sehabis mengikuti reuni akbar Budi Mulia, dia pergi ke Jakarta dan langsung mengikuti rapat. Mungkin karena kurang tidur, kondisinya ngedrop dan butuh istirahat," ucapnya. 

Dikatakannya, usai mendapat perawatan pertama dari tenaga medis, kondisi Marulitua sudah berangsur membaik. "Sekarang sudah mulai bisa duduk dan sudah mulai bisa diajak ngobrol," pungkasnya.

Sumber: Metro24Jam

Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar