Awas, Lengkong Berformalin Beredar di Sumut



ISN (Langkat) -- Kepada masyarakat harus lebih berhati-hati saat membeli lengkong di pasaran. Sebab, Petugas Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Sumatera Utara menemukan pabrik rumahan lengkong yang mengandung formalin, Minggu (27/5/2018).

Dalam penggerebekan itu, petugas menyita sedikitnya 5 ton lengkong siap edar yang mengandung formalin. Selain itu, petugas juga menyita puluhan formalin yang disimpan dalam 3 drum ukuran 25 kg.

Pabrik rumahan lengkong mengandung formalin ini ditemukan petugas BBPOM di Desa Blangkahan, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Petugas yang tiba di lokasi langsung masuk ke dapur pengolahan dan menemukan barang bukti.

Kepala BBPOM, Yulius S Tarigan mengakui, temuan lengkong berformalin dan puluhan kilo gram formalin ini berawal dari sidak yang dilakukan pihaknya. Ketika melakukan sidak, pihaknya mendapati lengkong berformalin ini di pasaran.

"Dari situ kita langsung menelusuri temuan. Nulai dari agen lengkong kita tanya hingga kita dapati pabrik ini," kata Yulius S Tarigan.

Dari hasil pemeriksaan awal, jelasnya, pemilik usaha mengaku baru menambahkan formalin kedalam adonan lengkong untuk menambah daya tahan makanan takjil tersebut selama bulan Ramadhan.

"Menurut pengakuan pemilik pabrik, dengan menambahkan formalin daya tahan lengkong bisa bertahan samapai 4 hingga 5 hari kedepan. Namun, jika tidak menggunakan formalin hanya bertahan hingga sekitar 2 hari saja," tuturnya.

"Oleh sebab itu, pengusahan ini mengakui kalau banyaknya permintaan lengkong di bulan suci Ramadhan, membuat pihaknya menambahkan formalin untuk ketahanan lengkong sebelum dipasarkan," timpal Yulius.
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar