Korban Pembakaran Oleh Kekasih Akhirnya Meninggal Dunia



ISN (Medan) -- Dellisa Ayu Latifa (16) alias DAL korban pembakaran yang dilakukan oleh kekasihnya Irwanto alias Iwan Kincit pada Senin (7/5/2018) lalu, akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Dellisa meninggal dunia Senin (21/5/2018) malam sekitar pukul 22.00 WIB di RSU Pirngadi Medan setelah berjuang selama 14 dari luka bakar 65% yang dideritanya.

"Dellisa sudah nggak ada, dia meninggal dunia jam 22.00 WIB tadi," kata pihak keluarga berinisial R sembari menangis.

"Dia nggak sempat operasi lagi, aturan besok ia menjalani operasi selanjutnya yang ke-5, tapi Tuhan berkehendak lain. Tadi memang keadaan dia sudah betul-betul kritis," sambung R dengan tangisannya.

Lebih lanjut, pihak keluarga menjelaskan bahwa semenjak Senin pagi keadaan Dellisa sudah kritis hingga sekitar pukul 22.00 WIB ia akhirnya meninggal dunia.

Rencananya hari ini jenazah Dellisa akan dimakamkan di perkuburan Pasar 2 Mabar, Kecamatan Medan Deli.

"Doain adik saya ya semoga disana tenang dan tersangka pembakar adik saya diberikan hukuman yang setimpal," harap pihak keluarga, dilansir dari Tribun Medan, Selasa (22/5/2018).



Sempat Teriak Minta Tolong

Dellisa Ayu Latifa, remaja berumur 16 tahun merupakan korban pembakaran oleh kekasihnya, Iwan Kincit, sempat berteriak minta tolong keluar rumah dengan kondisi tubuh dilalap api sekitar pukul 22.00 WIB, Senin (7/5/2018) kemarin.

Pada saat kejadian, Dellisa sedang menumpang tidur di rumah sahabatnya yang bernama Mulia Anggraini (16) di Jalan Rumah Potong Hewan, Jalan Mangaan I, Lingkungan XI, Gang Suka Maju, Medan Labuhan. Sedangkan, rumah orang tuanya di Jalan Mangaan V, Lorong Benteng, Kelurahan Mabar.

Menurut pengakuan para sahabat, Dellisa memang sengaja menginap di rumah Mulia karena sedang ada masalah dengan kekasihnya.

"Si Kincit ini selingkuh sama cewek lain. Karena kawan kami ini (Dellisa) merasa sakit hati, dia jalan sama cowok lain. Rupanya si cowok ini gak terima," kata Nilam Sari saat melihat kondisi Delisa di Rumah Sakit Pirngadi Medan, Selasa (8/5/2018).

Mengetahui Dellisa bersama laki-laki lain, Iwan Kincit berusaha mengajak ketemu lewat telepon, namun Delisa menolak.

"Kawan kami ini ngotot gak mau. Kemudian pelaku ngirim tangan kanannya yang bernama Putra Tomblek datang ke rumah Mulia. Dia maksa dan narik-narik tangan, tapi Dellisa tetap gak mau jumpai pelaku," ucapnya.

Usaha mengirim tangan kanannya untuk mengajak bertemu dengan Dellisa tak berbuah hasil, akhirnya Iwan Kincit mendatangi rumah Mulia, tempat Dellisa berada.
Ternyata, Iwan Kincit sudah menyediakan bensin dengan niat ingin membakar kekasihnya.

"Si Kincit bilang, yang kau kiranya aku gak berani samamu. Terus, dia langsung nyiramkan bensin dan membakar Dellisa," kata Nilam.

Seketika api menjulur di tubuh Dellisa. Ia berusaha meminta bantuan kepada masyarakat dengan keluar rumah. "Kasihan saya lihatnya malam itu. Saya kaget begitu mau ke rumah Mulia, tubuh Dellisa sudah terbakar. Dia masih bisa lari dan menjerit-jerit minta tolong dengan keluar rumah," ujar Nilam.

"Sudah ada tiga rumah yang dilewatinya. Mungkin dia mau ngejar pelakunya itu. Soalnya pelaku lari ke daerah belakang," ucapnya lagi.
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar