Puluhan Mamak-Mamak 'Serang' Kibot Bongkar



ISN (Sergai) -- Puluhan mamak-mamak atau ibu-ibu warga Dusun IV Desa Blok 10, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), melakukan aksi demo dan memberhentikan keyboard 'bongkar' yang meresahkan masyarakat setempat.

Saat itu diketahui, keyboard tersebut lagi berlangsung dalam acara pernikahan di salah satu rumah warga Desa Blok 10, Selasa (1/5/2018) malam sekira pukul 23.00 WIB.

Menurut salah seorang pendemo, Sulastri, kehadiran keyboard 'bongkar' sangat merusak generasi penerus bangsa dan moral anak-anak.

"Selain berpakaian tidak sopan, para biduanita telah melakukan porno aksi dan membiarkan para penonton melihat dan memegang seluruh tubuh biduan tersebut. Ini sangat lah merusak generasi kita," sesal Sulastri.

Ditambahkan warga lain, Dewi Puji Astuti, mereka tidak ingin Keyboard 'bongkar' ada di desanya lagi dan berharap pemerintah daerah agar memberikan sanksi tegas terhadap pemilik keybord tersebut.

Selain mengganggu ketentraman masyarakat dan merusak moral anak bangsa, pemilik keyboard juga telah melanggar surat edaran Bupati No. 0.35/331.1/410/2018. 

Surat ini untuk menguatkan Perda No. 26 tahun 2008 tentang ketertiban umum, pelarangan hiburan 'Keyboard Bongkar' ini karena diduga telah melanggar norma agama dan norma kesusilaan.

Salah satu dari poin surat edaran Bupati Sergai adalah mengatur hiburan organ tunggal di antaranya biduan dan para pemainnya harus mengenakan busana yang sopan dan rapi dengan batas waktu manggung hingga pukul 22.00 WIB.

"Namun kenyataannya, keyboard tersebut dikenal dengan nama keyboard X3 yang beralamat di Dusun 3 Desa Pon Kecamatan Sei Bamban, sudah melampaui batas yang sudah ditentukan oleh Pemkab Sergai," tegas kaum ibu-ibu.

Sumber: Metro Online
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar