Selama Tiga Hari, KPK Periksa 71 Anggota DPRD Sumut



ISN (Medan) -- Selama tiga hari tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah memeriksa 71 anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014 dan 2014-2019 sebagai saksi terkait kasus suap mantan Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho.

Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Sumanggar Siagian mengatakan, pmeriksaan yang dilakukan tim penyidik KPK dimulai sejak Selasa (22/5/2018) sampai Kamis (24/5/2018) sore.

"Totalnya ada 71 orang yang diperiksa," kata Sumanggar, Jumat (25/5/2018).

Selama pemeriksaan yang dilakukan di Kejati Sumut, KPK mengerahkan 14 penyidik untuk memeriksa para anggota dan mantan anggota DPRD Sumut sebagai saksi untuk 38 tersangka baru kasus suap Gatot Pujo Nugroho.

"Berdasarkan Surat Perintah Tugas ada 14 penyidik, mereka tidak dikawal. Kita hanya memfasilitasi tempat saja," ungkapnya.

Dalam siaran pers, Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, sudah memeriksa lebih dari 200 saksi, baik di Jakarta, Mako Brimob Polda Sumut dan Kejati Sumut. Pemeriksaan itu masih berkutat pada kasus suap Gatot Pujo Nugroho.

Total pengembalian uang suap dari saksi mencapai  Rp 4,35 miliar. "Pengembalian ini akan dipertimbangkan sebagai alasan meringankan dalam penanganan perkara," terangnya.

Febri juga menjelaskan, pengembalian uang dinilai sebagai sikap kooperatif dan pihaknya menghargai itu. "Sekali lagi kami sampaikan, KPK menghargai itikad baik pengembalian uang dan sikap kooperatif memberikan keterangan dari pihak yang diperiksa," ujarnya.
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar