Ambil Air Bersih ke Masjid, Anggota DPRD Deli Serdang Minta Direktur PDAM Tirtadeli Dicopot



ISN (Deli Serdang) -- Anggota DPRD Deli Serdang meminta Bupati Deli Serdang agar segera mencopot Direktur PDAM Tirtadeli, Batara Imbrahdjaya Nasution, yang dinilai gagal memimpin BUMD tersebut. 

Kinerja Batara dicap sangat buruk setelah dalam lima hari terakhir aliran air tak kunjung sampai ke rumah warga. 

"Bupati harus segera mencopot Direktur Tirtadeli itu. Saya rasa bupati sudah salah mengangkat Batara. Coba Anda lihat, sudah hampir lima hari warga di Perumnas BTN tempat saya tinggal gak ada air, belum lagi di Kecamatan Lubuk Pakam," sesal Anggota DPRD Deli Serdang, Bayu Sumantri Agung, dilansir Kamis (14/6/2018).

Bayu meminta Bupati Deli Serdang agar mengganti Batara karena masih banyak orang yang mampu memimpin Direktur PDAM Tirtadeli, khususnya dalam pengelolaan air bersih. 

Sekretaris fraksi PAN Deli Serdang itu mengeluh karena puluhan warga di sekitar rumahnya meminta penjelasan kepadanya akibat air tak kunjung mengalir. 

"Sampai-sampai saya memanggil mobil air milik teman agar warga bisa dapat air bersih. Nah, saya sendiri sudah empat hari ini ambil air di Masjid Taqwa yang jaraknya sekitar 600 meter dari rumah saya," beber Bayu. 

"Saya berharap Bupati cepat mencopot direktur itu karena hingga kini warga ataupun pelanggan tidak tahu apa penyebab air mati. Tentunya pihak PDAM Tirtadeli tidak ada sosialisasi," ketusnya. 

Bayu mengatakan, bila ada kerusakan atau perbaikan, seharusnya PDAM Tirtadeli menyiapkan mobil tangki pembawa air bersih kepada para pelanggan untuk membantu keperluan sehari-hari. 

"Inikan bulan puasa, air bersih sangat diperlukan. Mobil tangki air milik mereka (Tirtadeli) mana? Kok gak nampak satu pun?" kesal Bayu. 

Dia juga berjanji, selesai libur Idul Fitri, akan memanggil pihak PDAM Tirtadeli untuk mempertanyakan hal itu. 

"Kita akan panggil mereka, kenapa Air Tirtadeli terus mati dan apa penyebabnya. Bila ada keterlambatan dan kesalahan, saya akan merekomendasi ke Bupati agar direkturnya segera diganti," tegas Bayu. 

Sementara itu Erwan Harahap dan Yudi dari tim BSA (Bayu Sumantri Agung) yang mengambil air ke masjid mengatakan, setiap pagi dan sore selalu mengambil air di masjid untuk Bayu. 

"Setiap hari kami ambil air ini bang, semenjak air di rumah ketua mati. Ada lima galon sama satu ember," kata Erwan.
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar