Handball Berakibat Penalti, Gelandang Kolombia Terancam Dibunuh



ISN (Rusia) -- Pelatih Kolombia, José Pékerman, mendedikasikan kemenangan yang diraih timnya atas Polandia untuk Carlos Sánchez.

Tiga gol kemenangan Kolombia melalui Yerry Mina, Radamel Falcao dan Juan Cuadrado memastikan Polandia tersingkir dari Piala Dunia 2018. Hasil ini sekaligus membayar 
kekalahan 1-2 dari Jepang pada laga perdana.

Dalam pertandingan menghadapi Jepang, Kolombia mendapat hukuman penalti akibat handball yang dilakukan Sánchez (3'). Pemain Espanyol itupun langsung diganjar kartu merah oleh wasit.

Namun usai pertandingan, sejumlah ancaman pembunuhan terhadap Carlos Sánchez melalui situs online bertebaran di media sosial. Tentu hal ini menimbulkan ketakutan tersendiri bagi gelandang berusia 32 tahun itu.

"Kemenangan ini didedikasikan untuk Carlos Sánchez," kata Pekerman, dilansir dari SportsMole, Senin (25/6/2018).


"Dia mengalami masa-masa sulit dalam beberapa hari terakhir. Kami mencapai kemenangan ini dan saya ingin membaginya dengan dia. Saya mengekspresikannya secara pribadi, tetapi semua pemain turut merasakannya," tukas pelatih berusia 68 tahun itu.

Ancaman kematian merupakan sesuatu yang menakutkan bagi pesepakbola Kolombia. Mantan bek Kolombia, Andrés Escobar, terbunuh beberapa hari setelah mencetak gol bunuh diri di Piala Dunia 1994. Sebelumnya dia juga mendapat ancaman dari orang tak dikenal.
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar