Penahanan Ditangguhkan, Dosen USU Bebas



ISN (Medan) -- Dosen Universitas Sumatera Utara (USU) yang ditangkap oleh Direktorat Krimsus Subdit Cybercrime Polda Sumut atas dugaan ujaran kebencian di media sosial, HDL, resmi ditangguhkan penahanannya.

Penangguhan penahanan HDL dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Sumut, AKBP Tatan Dirsan Atmaja.

"Benar sudah ditangguhkan dosen itu pada Kamis (7/6/2018) kemarin," kata Tatan, Minggu (10/6/2018).

Tatan menjelaskan bahwa penangguhan terhadap HDL dikabulkan karena yang bersangkutan berstatus sebagai ibu rumah tangga sekaligus kepala rumah tangga yang harus menghidupi orang tua dan tiga anaknya.

"Kita sudah mendengar pengakuan beliau bahwa dirinya sebagai tulang punggung di keluarga. Setelah beliau ditangguhkan, tampak raut wajahnya senang dan kondisinya juga terlihat membaik," jelasnya.

Menurut Tatan, penangguhan yang dilakukan oleh penyidik tersebut juga memiliki alasan. Selain sebagai tulang punggung keluarga, HDL juga mempunyai riwayat penyakit Vertigo.

"Hal tersebutlah yang menjadi alasan kita untuk melakukan penangguhan."
Tatan menambahkan bahwa banyak pihak yang menjamin HDL untuk penangguhan itu. Selain keluarga juga pihak dari USU.

"Semuanya menjamin beliau untuk ditangguhkan. Karena semua orang berhak mengajukan penangguhan tahanan," pungkas mantan Wakapolrestabes Medan tersebut.
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar