Penyebab dan Kronologi Pembunuhan Gadis Dalam Kardus



ISN (Medan) -- Kurang dari 24 jam setelah temuan heboh jasad seorang gadis terbungkus kardus di seputaran Jalan Karya Rakyat, Rabu (6/6/2018) dinihari, polisi akhirnya menangkap Hendra alias A Hen (31). 

Polisi berhasil melacak keberadaan terduga pelaku pembunuhan gadis Tionghoa muslim bernama Rika Karina alias Huang Lisya, karyawan di Gallery Kosmetik 21 Millenium Plaza. Pelaku diamankan Kamis (7/6/2018) sekira pukul 2.30 WIB. 

A Hen mengaku mengeksekusi Rika yang merupakan rekan bisnisnya di rumahnya, Jalan Platina, Perumahan Ivory No 1M, Kecamatan Medan Deli, Kelurahan Titi Papan, Selasa (5/6/2018) sekira pukul 23.00 WIB. 

Tragedi maut itu berawal dari kedatangan Rika Karina  ke rumah A Hen untuk membahas masalah pesanan barang kosmetik yang diminta pelaku. Malam itu, A Hen mendesak Rika agar segera menyerahkan barang kosmetik pesanannya yang sudah dibayar seharga Rp 4,2 juta kepada gadis itu. 

Desakan A Hen itu berujung pada cekcok mulut antara keduanya hingga membuat pria beristri itu kalap. Saat emosi memuncak, A Hen seolah kesurupan dan membenturkan kepala Rika ke tembok rumah. Seketika itu juga darah segar mengalir dari kepala Rika.

A Hen yang sudah benar-benar kesetanan selanjutnya mengambil pisau dan menghujamkannya ke leher Rika. Belum puas sampai disitu, selanjutnya dia menyayat kedua pergelangan tangan gadis itu. Tak lama kemudian Rika menghembuskan nafas terakhirnya di kediaman A Hen. 

Ketika tubuh Rika sudah tak bergerak, A Hen mulai tersadar dan kebingungan. Untuk menghilangkan jejak, dia pun coba memasukkan jasad Rika ke dalam tas kain mirip travel bag. Untuk memasukkan jasad Rika ke dalam tas itu, dia membungkukkan (melipat) tubuh sang gadis sedemikian rupa sembari mengikatnya dengan lakban. 

Setelah itu, jasad Rika dibalut dengan plastik dan beberapa serbet, sebelum kembali dibungkus kardus dan dilakban lagi. Selanjutnya, A Hen membawa bungkusan kardus tersebut menggunakan sepeda motor yang sebelumnya digunakan Rika. 

Setelah tiba di Jalan Karya Rakyat persisnya di Gang Melati 1, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, A Hen kemudian meninggalkan sepeda motor beserta bungkusan kardus berisi jasad Rika disana. 

Setelah itu, A Hen pergi berjalan kaki menuju Jalan Karya. Dia kemudian melemparkan helm milik Rika yang dibawanya ke tanah kosong milik warga di sekitar lokasi itu. 

Selanjutnya dengan menumpang betor, A Hen pulang ke rumahnya di Jalan Platina Perumahan Ivory No 1 M, Kecamatan Medan Deli Kelurahan Titi Papan. Subuh itu sekira pukul 05.00 WIB, A Hen kemudian membawa bungkusan plastik hitam yang berada di rumahnya  berisi tas, baju dan sandal milik Rika untuk dibuangnya ke Sungai Deli, Titi Papan.

Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar