Pesan Mendagri Kepada Pj Gubsu: Jangan Campuri Urusan Pilkada



ISN (Medan) -- Setelah masa jabatan Tengku Erry Nuradi sebagai Gubernur Sumatera Utara berakhir pada 17 Juni 2018, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, melantik Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Pemerintahan Provinsi Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (22/6).

Tjahjo Kumolo melantik Eko Subowo menjadi Pj Gubernur Sumatera Utara untuk sementara waktu hingga terpilihnya gubernur yang baru.

Eko Subowo dilantik menjadi Pj Gubernur Sumut seiring berakhirnya masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut periode 2013-2018. Dirinya akan menjabat gubernur hingga terpilihnya gubernur definitif hasil Pilgubsu 2018.

Usai dilantik, Mendagri langsung mengingatkan Eko Subowo agar tidak mencampuri urusan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018. Mengingat Pilkada yang akan berlangsung tinggal hitungan hari.

"Pak Eko sudah dilantik sebagai PJ Gubsu meskipun jabatannya singkat. Tidak usah ngurusin Pilkada, serahkan kepada KPU dan Bawaslu. Bantu mereka jika ada kekurangan anggaran," ucap Mendagri.

Mendagri juga menegaskan bahwa pelaksanaan Pilkada serentak 2018 sangat membutuhkan perhatian khusus terkait kondisi keamanan. Hal ini menurutnya harus menjadi perhatian Pj Gubernur Sumut selaku pimpinan di Pemprovsu.

"Berkoordinasi dan ikuti arahan dari Kapolda Sumut tentang penanganan kamtibmas serta berkoordinasi dengan TNI dan instansi lainnya," tegas Tjahjo Kumolo.
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar