Saat Berlayar Nakhoda KM Sinar Bangun Ternyata Tidak Berada di Atas Kapal



ISN (Samosir) -- Keanehan mengenai tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba diungkap oleh aparat kepolisian. Ketika peristiwa itu terjadi, diketahui nakhoda tidak ikut dalam kapal yang karam.

Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty mengungkapkan, nakhoda KM Sinar Bangun tidak terdaftar di dalam korban yang selamat maupun korban yang hilang.

"Ada yang aneh dalam pengungkapan kasus tenggelamnya KM Sinar Bangun. Karena dalam daftar korban yang selamat maupun yang hilang, nama nakhoda tidak ditemukan. Tapi nakhoda sampai saat ini masih berada di darat," kata Liberty, Sabtu (23/6/2018).

Dari informasi yang diperoleh, nakhoda KM Sinar Bangun bernama Tua Sagala yang merupakan warga Desa Simarmata, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir.

Namun Tua dikabarkan tidak mengemudikan kapal tersebut, melainkan meminjamkannya kepada orang lain untuk dikemudikan dan membawa penumpang.

Sejauh ini polisi belum menjelaskan orang yang mengemudikan KM Sinar Bangun saat tenggelam, apakah masuk dalam korban selamat atau korban yang masih dinyatakan hilang. Namun polisi masih terus melakukan proses penyelidikan berkoordinasi dengan KNKT.

"Ini menarik kita dalami, karena kita masih fokus dengan proses pencarian. Selanjutnya kita melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab tenggelamnya kapal. Ada yang aneh di Danau Toba ini," jelasnya.

Untuk menjaga keamanan nakhoda kapal tersebut, AKBP Marudut Liberty enggan memberikan informasi tentang kebaradaannya.

"Nakhoda saat ini masih kita amankan, kita tidak bisa memberitahukan dimana keberadaannya. Karena kalau kita beritahukan, bisa saja terjadi amukan massa," ungkapnya.

"Kita juga masih terus melakukan pemeriksaan terkait peristiwa ini," pungkasnya.
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar