Tergiur Sering Ngintip Mandi, Salomo Perkosa dan Bunuh Bocah 7 Tahun



ISN (Serdang Bedagai) -- Polisi berhasil mengungkap kematian dan motif pembunuhan Rosalinda Br. Barus, bocah perempuan berusia 7 tahun di Desa Pama, Kecamatan Silinda, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Jum'at (8/6/2018) sore. 

Informasi yang diperoleh, Jumat (8/6/2018) malam, bocah tersebut tewas saat diperkosa tetangganya sendiri, Salomo Barus (53). 

Terduga pelaku yang merupakan duda 3 anak itu diringkus polisi di kediamannya, lebih kurang empat jam setelah temuan jasad sang bocah. 

"Rumah tersangka dan korban hanya berjarak sekitar setengah meter,”" kata Kapolres Sergai, AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu melalui Kapolsek Kotarih, AKP Hendrik Surbakti. 

Salomo Barus ditangkap personel gabungan dari Unit Jahtanras Sat Reskrim Polres Sergai dan Polsek Kotarih. Sebelumnya, jasad siswa kelas 1 SD itu ditemukan dalam kondisi ditutupi daun pisang di dasar jurang yang berjarak lebih kurang 300 meter dari kediamannya, Jumat (8/6/2018) sekira jam 7.30 wib. 

Pada leher bocah perempuan itu terdapat luka memar diduga bekas cekikan dan ada kerusakan pada kemaluannya. Berdasarkan hasil penyelidikan dan olah TKP, polisi akhirnya mengidentifikasi Salomo Barus sebagai terduga pelaku pemerkosaan dan pembunuhan itu. 

Namun saat akan ditangkap, pria itu sempat melakukan perlawanan sehingga polisi melakukan tindakan tegas. 



"Kita mengambil tindakan tegas terukur karena tersangka berusaha melarikan diri pada saat mencari barang bukti yang digunakan saat melakukan kejahatan terhadap korban," sebut AKP Hendrik. 

Kepada polisi, Salomo mengaku tega membunuh bocah tersebut karena melawan saat akan disetubuhinya, Kamis (8/6/2018) sekitar pukul 17.00 Wib. 

Perbuatan keji itu dilakukannya di belakang Gereja GKPS di Dusun 1 Desa Pama. Salomo yang sudah emosi akhirnya mencekik bocah tersebut karena terus melawan. 

Namun ketika menyadari korban sudah tak bernyawa, Salomo kemudian menyeretnya ke jurang atau perladangan. Disitu dia kemudian menutupi jasad sang bocah dengan daun pisang lalu meninggalkannya. 

Sering Diintip Mandi 

Pemerkosaan itu ternyata bukan kali pertama dilakukan Salomo. Hari Kamis (10/5/2018), menjadi kali pertama dia melakukan melampiaskan nafsu bejatnya pada bocah itu. 

Peristiwa itu juga dilakukan di lokasi yang sama, belakang Gereja GKPS di Dusun 1, Desa Pama. Pengakuan Salomo kepada polisi, kondisinya yang sudah lama menduda membuat dia tergiur melihat bocah tetangganya itu. 

Syahwatnya kian memuncak setelah berulangkali dia mengintip sang bocah mandi. Untuk melancarkan niat bejatnya, Salomo membujuk bocah tersebut dengan memberikan uang Rp 10.000 sehingga siswa kelas 1 SD itu bersedia diajaknya jalan-jalan. 

"Aku kasih dia Rp 10.000 kemudian aku bawa ke belakang gereja. Disana aku perkosa dia," akunya. 

Kapolres Sergai, AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu melalui Kapolsek Kotarih, AKP Hendrik Subakti, mengamini penangkapan dan pengakuan Salomo. 

"SB ditangkap personel dari Sat Reskrim Polres Sergai dan Polsek Kotarih dari rumahnya. Pelaku mengakui perbuatannya," beber AKP Hendrik.
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar