Kasus Pencabulan Anak, Pemkab Deli Serdang Dinilai Lalai





ISN (Deli Serdang) -- Kasus pemerkosaan yang dialami anak di bawah umur di Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, dinilai sebagai kegagalan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam memberi edukasi sejak dini kepada anak-anak usia rentan.

Menurut Ketua Majelis Dakwah Indonesia (MDI) Deli Serdang, Hendri, Pemkab Deli Serdang melalui Komnas Perlindungan Anak Pokja Deli Serdang bisa lebih aktif dalam memberikan edukasi kepada anak-anak agar tidak mudah diperdaya oleh orang dewasa melalui iming-iming sesaat.

"Kita prihatin melihat kasus ini. Hanya karena diberi jajan, lantas masa depan anak itu hilang. Selain karena faktor ekonomi, namun ini karena ada faktor kelalaian kita, khususnya Komnas Perlindungan Anak Pokja Deli Serdang dalam memberi edukasi kepada anak agar waspada dan peka terhadap hal-hal yang mengancam masa depan mereka," sesal Hendri.

Lebih jauh dia mengungkapkan bahwa hampir tidak pernah mendengar peran aktif dari Komnas Perlindungan Anak Pokja Deli Serdang dalam mendampingi korban anak serta upaya pemulihan psikologisnya.

"Perah nggak kita dengar mereka melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah? Seperti kasus ini yang sudah viral, ada tidak upaya mereka untuk melakukan pendampingan hukum, upaya untuk membantu hak korban untuk tetap bersekolah, apalagi upaya untuk pemulihan psikis korban," tegas Hendri.

Menurutnya, Pemkab Deli Serdang harus lebih jeli ketika menempatkan orang-orang di Komnas Perlindungan Anak Pokja Deli Serdang.

Sementara Forum Komunikasi Mahasiswa Minang (Forkomi) Sumatera Utara menaruh rasa hormat terhadap Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri, yang dengan cepat merespon aduan keluarga korban pencabulan anak di bawah umur.



Ketua Forkomi Sumatera Utara, Taufiq Hidayah Tanjung, mengaku bangga karena sikap tegas dan tak pandang bulu yang dilakukan Kompol Faidil Zikri dalam menegakkan hukum di wilayah kerjanya.

"Kita bangga sebagai pemuda minang ada tokoh minangkabau yang memberi rasa adil kepada semua pihak. Kita doakan semoga Uda Faidil bisa terus berkarier di Sumatera Utara," sebut Taufiq.

Seperti diketahui, kasus pencabulan anak yang dilakukan tersangka MT (36) terhadap ES (16) menyita rasa prihatin banyak pihak. Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolsek Percut Sei Tuan dan terancam hukuman 15 tahun penjara.
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar