Maling Kambuhan Berdalih Kesulitan Ekonomi



ISN (Medan) -- Berdalih kesulitan ekonomi, Heri Humala (35) kembali mencoba peruntungan dengan mencuri sepeda motor di kediaman Andri Pratama, Jalan Pingiun 4, Perumnas Mandala, Kelurahan Kenangan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan. 

Padahal sebelumnya, Heri sudah pernah mendekam di balik jeruji besi dalam kasus yang sama. Lagi-lagi pria yang cukup dikenal di kawasan Jalan Jalak, Perumnas Mandala, itu apes. Dan dia pun kembali harus mendekam di balik jeruji besi setelah ditangkap Tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Polsek Percut Sei Tuan, Kamis (26/7/2018) sekira pukul 07.00 Wib. 

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri mengatakan, Heri Humala merupakan seorang residivis kasus curanmor. 

"Pelaku sebelumnya juga pernah dipenjara karena kasus pencurian kendaraan bermotor. Kemarin pagi kita meringkusnya karena mencuri sepeda motor di Jalan Pinguin Perumnas Mandala," kata, Faidil, Jumat (27/7/2018).

Heri melakukan pencurian itu sekitar pukul 05.00 Wib. Saat itu Andri terbangun dari tidur dan melihat pintu rumahnya sudah terbuka, bahkan dalam kondisi rusak. Ketika diperiksa, ternyata motor Yamaha Fino BK 3185 ADJ miliknya sudah raib dari dalam rumah. 

Andri pun melaporkan kejadian itu ke Polsek Percut Sei Tuan. Polisi yang menerima laporan kemudian melakukan perburuan di sekitar lokasi kejadian. Berselang 2 jam kemudian, Tim Pegasus Polsek Percut Sei Tuan dibantu warga akhirnya menemukan Heri di kawasan Perumnas Mandala bersama motor yang dicurinya. 

Tanpa banyak tanya, polisi langsung memboyongnya ke Mapolsek Percut Sei Tuan. "Tersangka mengakui perbuatannya. Dia mengaku terpaksa mencuri karena desakan ekonomi. Tersangka dipersangkakan Pasal 363 ayat 2 tentang pencurian dengan ancaman 7 tahun penjara," pungkas Kompol Faidil Zikri.
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar