Pelaku Pembunuh Waria Kecewa Karena Tak Dijadikan Gigolo



ISN (Medan) -- Polisi akhirnya mengungkap motif pembunuhan yang dilakukan Desrifal (21), pria yang mengaku akan dijadikan gigolo bertarif Rp10 juta per kencan oleh Budianto alias Ardila Putri. 

Pada pemaparan di Mapolrestabes Medan, Senin (9/7/2018) sore, Desrifal mengakui bahwa dia telah merencanakan pembunuhan itu. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan Alfamidi di Jalan Karya, Sei Agul, Medan Barat, mengaku kecewa terhadap Budianto yang telah mempermainkannya karena mengiming-imingi akan menjadikannya pemuas nafsu tante girang dengan tarif Rp 10 juta. 

"Kami bertemu di depan Alfamidi, dia mengajak saya dan akan mengenalkan kepada tante-tante dan dijanjikan uang. Tapi sudah dua kali pertemuan di hotel, tidak ada (tante yang dijanjikan," ungkap Desrifal, Selasa (10/7/2018). 

Sambil terduduk di kursi akibat dua kakinya ditembus timah panas, Desrifal kembali membeberkan rencana pembunuhan itu setelah dua kali pertemuan dengan Budianto yang merupakan seorang waria. Pertemuan pertama, Desrifal dan Budianto sempat melakukan hubungan intim sejenis. 

"Saya juga difoto-foto (tanpa busana) dengan alasan akan dikirim ke tante," ujarnya. 

Namun setelah dua kali pertemuan, apa yang menjadi janji tak kunjung terealisasi, Desrifal diam-diam menyimpan dendam dan kecewa. 

Belum hilang rasa kecewanya, Budianto malah kembali mengajak dirinya bertemu di Hotel 61, Jalan Iskandar Muda, Medan. 

Pada pertemuan terakhir itulah Desrifal berencana membunuh Budianto seandainya janji sebelumnya tak juga direalisasi. 

Pada Kamis (5/7/2018) malam, mereka bertemu di Hotel 61. Desrifal datang dan menyelipkan kabel untuk nantinya menghabisi nyawa Budianto.

"Dibilangnya ada tante, rupanya dia yang menjadi tantenya," imbuh Desrifal. 

Selain kecewa dibohongi, Desrifal juga mengaku nekat menghabisi Budianto lantaran takut foto syurnya tersebar. 

Akibat perbuatannya, Desrifal terancam hukuman mati. Dia dijerat dengan Pasal 340 KUHPidana tentang pembunuhan berencana.

Seperti diketahui, Budianto alias Ardila Putri ditemukan tewas di kamar 316 Hotel 61 Jalan Iskandar Muda, Sabtu (7/7/2018) sekira pukul 08.00 WIB. 

Warga Jalan WR Supratman, Kecamatan Medan Barat, itu ditemukan hanya mengenakan bra warna merah dengan posisi telungkup di bawah tempat tidur. Darah segar mengalir dari hidungnya. Namun kedua tangan, kaki, mata dan mulutnya diikat dengan lakban. Di sekitar jenazahnya juga ditemukan sejumlah alat kontrasepsi.
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar