Anak Mantan Teroris Jadi Pasukan Pengibar Bendera



ISN (Deli Serdang) -- Peringatan Hari Kemerdekaan menjadi mementum kegembiraan bagi seluruh rakyat Indonesia. Tak terkecuali bagi putra-putri mantan teroris.

Mereka didaulat sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Merah Putih. Seperti yang terlihat di Pesantren Al Hidayah milik mantan teroris yang berada di Jalan Sei Mencirim, Kabupaten Deli Serdang.

Putra-putri dari mantan teroris tampak semangat merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73.

"Pasukan pengibar bendera memang santri dari Pesantren Alhidayah. Mereka anak- anak dari mantan anggota teroris di Medan," kata Kapolsek Kutalimbaru, AKP Martualesih Sitepu, Jumat (17/8/2018).

Dijelaskannya, mulai dari pengibar bendera hingga komandan upacara seluruhnya putra-putri mantan anggota teroris yang menjalani pendidikan di Pesantren Alhidayah milik Ghozali yang merupakan pentolan dari teroris di Medan.

"Pesantren ini milik mantan teroris juga yaitu ustaz Ghozali," jelasnya.

Dalam upacara tersebut juga dihadiri Kepala Perlindungan BNPT, Brigjen Herwan Khaidir, dan sejumlah mantan anggota teroris, salah satu di antaranya Mustafa yang terlibat kasus perampokan Bank Lippo di Jalan Dr. Mansyur tahun 2003.

Para peserta tersebut juga tampak khidmat mengikuti upacara bendera dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 tahun.
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar