Didirikannya Portal, Masyarakat dan Mahasiswa di Medan Estate Merasa Merdeka



ISN (Deli Serdang) -- Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Medan Estate (AM3) melakukan pemortalan jalan agar truk dengan muatan melebihi kapasitas tidak bisa melintas di Jalan Pasar V Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Sabtu (4/8/2018).

Pemortalan ini merupakan klimaks dari aksi massa AM3 selama tiga hari berturut-turun akibat truk PT KPPN dengan tonase melebihi kapasitas tetap melintas di kawasan pemukiman mereka.

B. Sianipar, salah seorang warga yang turut melakukan pemortalan mengaku geram dengan sikap PT KPPN yang tak peduli dengan nasib masyarakat sekitar dan mahasiswa yang berkuliah di kawasan tersebut.

Meski sudah berulang kali diperingatkan, namun truk-truk pengangkut beton dan semen curah PT KPPN tetap beroperasi sehingga jalanan menjadi hancur lebur.



"Bosan kali kami nengok pabrik itu. sudah dibilang jalanan rusak, maksimal kendaraan yang boleh melintas 8 ton, tapi tetap saja puluhan truk mereka melintas setiap hari. Dari dua hari lalu kami demo, tapi tak ada tanggapan. Hari ini kita portal biar gak bisa lagi lewat truk yang menghancurkan jalan itu," ujar Sianipar.

Lebih jauh dia mengaku kesal karena PT KPPN terkesan kucing-kucingan dengan massa yang menuntut agar adanya kepedulian terhadap kondisi jalan yang hancur akibat truk mereka.

"Bayangkan saja, kami demo dari pagi sampai sore, tak ada truk mereka yang lewat. Waktu izin demo kami habis jam 6 sore, mulai habis magrib sampai dini hari baru puluhan truk-truk mereka hilir mudik. Itukan melece namanya. Sepala kami portal aja biar gak bisa lewat lagi," sesal Sianipar.

Sementara Koordinator AM3, Taufiq Tanjung mengatakan, pihaknya sudah meminta izin kepada aparat kepolisian untuk melakukan aksi selama tiga hari berturut-turut terkait sikap PT KPPN yang tak peduli dengan masyarakat dan mahasiswa di Medan Estate.



Menurutnya, kemarahan warga tidak bisa ia bendung ketika muncul inisiatif untuk melakukan pemortalan jalan.

"Kemarin kami komunikasi dengan Kadis Perhubungan Deli Serdang, beliau bilang akan melakukan razia terhadap truk PT KPPN mulai hari Senin besok. Namun warga yang sudah tidak sabar berinisiatif melakukan pemortalan secara sukarela," jelas Taufiq.

Taufiq mengungkapkan bahwa inisiatif warga dan mahasiswa melakukan pemortalan jalan semata-mata untuk membantu tugas pemerintah dan aparat kepolisian dalam menertibkan perusahaan-perusahaan yang tak mematuhi aturan yang berlaku.

"Kita patut apresiasi dengan sikap kawan-kawan yang sudah membantu tugas pemerintah untuk menertibkan perusahaan yang tak patuh aturan main. Kita lihat di depan Unimed sedang ada perbaikan jalan yang hancur oleh Pemkab Deli Serdang, namun dengan seenaknya truk PT KPPN tetap mondar-mandir," tukas Taufiq.
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar