Kurir Sabu Anggota DPRD Langkat Digaji Rp 80 Juta



ISN (Medan) -- Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia terus menyelidiki dan mengembangkan kasus peredaran narkoba yang dilakukan oknum anggota DPRD Langkat, Ibrahim Hasan alias Ibrahim Hongkong.

Deputi Pemberantasan BNN RI, Irjen Pol. Arman Depari mengatakan petugas yang melakukan pengembangan kembali mengamankan seorang tersangka baru dalam kasus tersebut di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh, Rabu (22/8/2018) pagi.

"Tersangka yang kita amankan adalah Firdaus alias Daus di Bandara Aceh ketika saja tiba dari Kuala Lumpur, Malaysia. Daus merupakan suruhan Ibrahim," kata Arman, Kamis (23/8/2018).

Sebelum diamankan, lanjut Arman, Daus mencoba mengelabui petugas dengan membeli tiket pesawat dari Penang menuju Aceh. Namun setelah petugas mengecek paspornya di imigrasi bandara, ternyata Daus tidak berangkat dari Penang, melainkan pergi ke Kuala Lumpur, Malaysia.

"Ternyata sampai di Kuala Lumpur, Daus kembali membeli tiket pesawat dan pulang ke Aceh. Namun petugas telah menunggunya di Bandara Aceh. Ketika dia turun dari pesawat, petugas langsung menangkap dan membawanya ke Medan," sambung Arman.

Saat diperiksa petugas Daus langsung mengaku bahwa dirinya sering mengkonsumsi sabu-sabu.

"Ketika akan diperiksa urine, Daus mengatakan tidak usah dites, pasti positif karena setiap hari dirinya menggunakan sabu, terutama jika melaut," jelasnya.

"Dari keterangan tersangka bahwa dirinya sudah kurang lebih empat kali mengantarkan sabu-sabu ke tengah laut dan diberi upah Rp 80 juta oleh Ibrahim," pungkas Arman.
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar