Modus Tabrak Ibu, Dua Begal Dilibas Tim Pegasus



ISN (Medan) -- Dua pelaku perampokan (begal) dengan modus 'Tabrak Ibu' diringkus polisi dari kawasan Jalan Rawa Canguk III, Kelurahan Tegal Sari Mandala, Kecamatan Medan Denai, Jumat (3/8/2018) sekitar pukul 13.15 WIB. 

Keduanya begal itu adalah Muhammad Ilham (33), warga Jalan Puri, Gang Purnama No 38-B dan Eko Handoko (29) warga Jalan Sutrisno, Gang Kembar, Kelurahan Kota Matsum I, Kecamatan Medan Area. 

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira, SIK menjelaskan, perampokan itu dilakukan kedua pelaku setelah mereka menuduh korbannya, Julpan Kurniawan (18), telah menabrak ibu mereka. 

Awalnya Julpan berangkat dari rumahnya di Jalan Budi Keadilan mengendarai Honda CBR nomor polisi BK 2165 AHN hendak menjemput adiknya di kawasan Jalan Menteng Raya, Medan Denai. Tiba di Jalan Menteng, kedua pelaku yang diduga sudah mengincar mangsa sambil duduk di atas sepeda motor Honda Vario warna hitam tanpa plat langsung menghentikan Julpan. 

"Korban dihentikan oleh dua orang pelaku yang mengatakan bahwa korban telah menabrak seorang ibu dari salah seorang pelaku," beber AKBP Putu Medan, Minggu (5/8/2018) siang. 

Julpan yang merasa tak menabrak siapapun lantas membantah tuduhan itu. Kemudian dengan dalih untuk membuktikan kebenaran kata-kata mereka, kedua pelaku memaksa Julpan untuk melihat ibunya yang telah ditabrak. 

"Korban bersedia diajak kedua tersangka ke Jalan Rawa canguk III, Kecamatan Medan Denai, dengan alasan untuk menunjukan kondisi ibu tersangka yang ditabrak," lanjut Putu Yudha. 

Selanjutnya kedua pelaku memaksa untuk mengemudi sepeda motor milik Julpan. Sedangkan remaja itu duduk di boncengan. Tiba di Jalan Rawa Cangkuk III, Julpan kemudian dipaksa turun dari motornya dengan alasan bahwa kendaraan itu akan dibawa ke rumah ibu mereka. 

Namun Julpan yang merasa curiga coba mempertahankan motornya dan menahan laju kendaraan dengan memegang gagang besi di belakang tempat duduk. Akibatnya, remaja itu sempat terseret hingga 15 meter. Sambil menahan sakit, Julpan kemudian berteriak, 'Rampok…!'. 

Beruntung saat kejadian, banyak warga yang baru pulang sholat Jumat. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung menolong dan mengejar kedua pelaku. 

"Saat bersamaan, dua personel Tim Pegasus Unit Ranmor sedang melaksanakan patroli hunting di sekitar TKP. Dibantu masyarakat sekitar, kedua pelaku akhirnya diamankan dan dibawa ke Polrestabes Medan," jelas Putu. 

Polisi juga mengamankan sepeda motor Honda Vario warna hitam tanpa plat milik kedua pelaku dan Honda CB 150R warna merah milik Julpan.

Selanjutnya, Julpan didampingi orang tuanya, Siti Julianti (42), warga Jalan Budi Keadilan, Dusun III, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, membuat pengaduan resmi ke Polrestabes Medan. 

Saat ini polisi masih memeriksa kedua pelaku untuk menyelidiki sudah berapa kali dan dimana saja lokasi aksi mereka dengan modus serupa. 

"Keduanya masih kita lakukan pengembangan. Untuk kasus ini, keduanya dikenakan pasal 365 ayat (2) ke-2e, 4e KUHPidana dengan ancaman sekitar 7 tahun penjara," pungkas Putu.


Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar