Edy Rahmayadi Berkomitmen Tuntaskan Konflik Agraria di Sumut



ISN (Medan) -- Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, berkomitmen segera menyelesaikan konflik agraria yang selama ini menjadi polemik di Sumatera Utara.

"Satu tahun ini Insya Allah harus selesai," kata Edy usai serah terima jabatan di ruang Sidang Paripurna DPRD Sumut, Senin (10/9/2018).

Selain itu, terkait Eks Hak Guna Usaha (HGU) PTPN II juga menjadi pekerjaan rumah (PR) penting untuk Edy bersama wakilnya Musa Rajekshah.

Lahan seluas 5.873 hektar yang menjadi polemik hingga kini belum selesai dan menjadi tugas bagi gubernur baru.

"Insya Allah lima tahun selesai, paling lambat itu," tegas Edy.

Catatan Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumut, ada 49 kasus agraria di Sumatera Utara. Paling banyak adalah mengenai Eks HGU PTPN II.

Sebelum acara Sertijab dilakukan penyematan ulos kepada Gubernur dan Wakil Gubernur oleh Sekdaprovsu dan Ketua DPRD Sumut. Kemudian penyerahan piagam dan pemakaian baju adat Melayu kepada Pj Gubernur Sumut, Eko Subowo.

Pada kesempatan itu dilakukan juga Sertijab Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumut dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumut dari Iit Kartika Eko Subowo kepada Nawal Edy Rahmayadi.
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar