Perkosa Anak di Bawah Umur, Kakek Ini Terancam Meninggal di Penjara


ISN (Deli Serdang) -- Personel Polsek Percut Sei Tuan meringkus seorang kakek berinisial TM alias BB, Sabtu (15/9/2018) kemarin. 

Pria berusia 64 tahun itu diduga telah menghamili seorang remaja 13 tahun yang merupakan warga sekampungnya di Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. 

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri, dalam keterangannya mengatakan, terduga pelaku ditangkap berdasarkan laporan bernomor: LP/1852/IX/2018/SPKT Percut, tertanggal 15 September 2018. 

Peristiwa pencabulan itu sebelumnya dilaporkan oleh orangtua korban YD (38), warga Jalan Citra Indah, Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Sei Tuan.

"Tersangka diduga telah melakukan perbuatan cabul terhadap anak seperti dimaksud dalam Pasal 81 UU No 23 tahun 2002 jo pasal 81 UU No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak," sebut Kompol Faidil, dilansir Jumat (21/9/2018).

Menurut Kapolsek, orangtua korban baru menyadari kondisi anaknya yang ternyata telah hamil pada Sabtu (15/9/2018) sekira pukul 06.30 WIB. 

"Saat itu pelapor melihat gerak-gerik anaknya AT berubah mencurigakan seperti wanita sedang hamil," ungkap Kompol Faidil.

Melihat hal itu, orangtua remaja tersebut kemudian bertanya kepada anaknya, "Kenapa kamu nak, apa kamu hamil?" Tak mendapat jawaban pasti dari putrinya, YD kemudian membeli 'Test Pack' dari apotek dan memeriksa anaknya itu. YD kaget bukan kepalang setelah mengetahui putrinya ternyata positif hamil. 

Mengetahui hal itu, sang ayah pun menanyakan siapa orang yang telah menghamili anak gadisnya itu. Setelah didesak, AT akhirnya berterus terang menyebut bahwa TM alias BB adalah orang yang telah menghamili dirinya. 

Mendengar itu YD kemudian memboyong putrinya membuat laporan ke Polsek Percut Sei Tuan. Polisi yang menerima laporan kemudian mengetahui bahwa TM alias BB sedang berada di Jalan Citra Indah, Dusun X, Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Sei Tuan. 

Tim Pegasus dari Unit Reskrim langsung menuju lokasi dan meringkus TM tanpa perlawanan dan selanjutnya diboyong ke kantor polisi. 

"Saat ini kita sudah meminta keterangan korban dan menyidik tersangka," kata Kapolsek. 

Akibat perbuatannya TM terancam hukuman pidana penjara selama 15 tahun.
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar