Proyek 'Siluman' Disporasu Makan Korban



ISN (Medan) -- Proyek renovasi Gedung Serbaguna (GSG) milik Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Disporasu) di Jalan Williem Iskandar Medan menelan korban.
Dua orang pekerja terjatuh dari scaffolding akibat tidak adanya kelengkapan yang digunakan saat bekerja, Jumat (7/9/2018).

Akibatnya pekerja tersebut harus dilarikan ke Rumah Sakit Haji Medan dengan kondisi luka berat. Bahkan salah seorang diantaranya kritis akibat besi scaffolding menancap di bagian dadanya.

Menurut seorang sumber yang enggan disebut namanya, peristiwa itu terjadi akibat kelalaian rekanan dan tidak adanya pengawasan dari instansi yang berwenang.

"Proyek renovasi Gedung Serbaguna ini diduga kuat sarat dengan masalah dan terkesan dipaksakan," kata sumber tersebut, Senin (10/9/2018).

Pantawan awak media di lokasi kejadian, tampak scaffolding yang berserakan dan beberapa keganjilan dalam pengecatan gadung tersebut.

Keganjilan tampak jelas seperti tidak adanya plang proyek, tidak adanya pengaman bagi pekerja serta tidak adanya pengawasan dari pihak Disporasu dan instansi terkait.

"Kalau cara kerjanya seperti ini, seolah-olah pihak Disporasu sengaja menyembunyikan proyek yang bersumber dari uang rakyat," tegasnya.

Ketika awak media coba menanyakan terkait jatuhnya korban dan kejanggalan proyek renovasi GSG, tidak ada satupun yang mau memberikan konfirmasi. Namun ada yang menyebut bahwa proyek itu berada di sekretariat dinas dengan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) bernama Ismail.

Ismail yang dikonfirmasi via seluler mengatakan bahwa pihaknya tidak mengetahui adanya pekerja yang terjatuh akibat tidak memakai pengaman. Dia pun mengakui tidak adanya plang proyek sebagaimana mestinya.

"Saya belum dengar ada yang jatuh. Kalau mengenai plang, kita sudah tegur kontraktornya, namun mereka bilang plangnya belum siap jadi belum dipasang," ujar Ismail.

Sementara sumber yang mengungkap insiden ini mengatakan, proyek renovasi GSG merupakan proyek siluman yang diduga kuat milik orang dekat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Utara berinisial S sehingga pengerjaannya pun dilakukan secara sembarangan.

"Bahkan kita dapat informasinya bahwa proyek ini disubkan kepada pihak lain demi untung yang besar. Diduga kuat proyek ini dikerjakan tanpa ada SPK (Surat Perintah Kerja-red)," pungkasnya.
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar