Ratusan Sopir Truk Geruduk Kantor DPRK Gayo Lues


ISN (Aceh) -- Ratusan sopir truk yang tergabung dalam Dam Truck Gayo Lues (DT-GL) Transport menggelar aksi damai di Kantor DPRK Gayo Lues, Aceh. Dalam aksi tersebut para sopir juga membawa kendaraan dam truck pengangkut pasir sekitar 75 unit.

Pantauan awak media, petugas kepolisian dari Sat Sabhara Polres Gayo Lues dan Satpol PP Kabupaten Gayo Lues tampak mengamankan aksi tersebut.

Dalam orasinya, koordinator aksi Sukri menuntut agar para anggota DPRK Gayo Lues mendengar dan memperjuangkan aspirasi para sopir truk.

"Kami meminta anggota dewan agar menertibkan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat yang mengklaim dan merasa memiliki sungai yang ada di Gayo Lues karena dampak dari masalah ini rekan kami ada dua orang (sopir dan kernet) menjadi korban penganiayaan oleh masyarakat," kata Sukri, Jumat (1/9/2018).

Dia juga meminta agar DPRK Gayo Lues membentuk Pansus mengenai perumusan aturan Galian C dan meninjau ke lapangan tempat pengambilan pasir, kemudian menunjukkan kepada pekerja dam truk lokasi mana yang diperbolehkan untuk mengambil pasir serta  mengeluarkan aturan dan regulasi yang jelas terkait Galian C.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRK Gayo Lues, H. Rajudin, mengaku akan menindaklanjuti tuntutan massa dan akan memanggil Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pertambangan dan Kepala Badan Perizinan.

Sementara Kabag Ops Polres Gayo Lues Kompol Masri menyampaikan kepada para peserta aksi agar menyampaikan aspirasinya secara tenang dan meletakkan senjata tajam maupun barang berbahaya lainnya di luar/dalam kendaraan demi menjaga ketertiban di dalam ruang sidang.



"Kami sebagai Anggota DPRK merupakan perpanjangan tangan dari masyarakat. Kami telah menghubungi Bupati dan sedang tidak ada di tempat karena ada kegiatan di luar daerah. Sebagai perwakilan dari pihak pemerintah sekarang telah hadir perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perizinan, Dinas Pertambangan dan dari Satpol PP," kata H. Rajudin.

"Kami usahakan dalam pertemuan ini ada penyelesaian atau kesepakatan dari tuntutan yang disampaikan peserta aksi. Dan kami tidak akan pulang sebelum masalah ini tuntas," tegasnya.

Senada dengan itu, Sukri meminta agar kendaraan roda 10 dilarang beroperasi karena merusak badan jalan yang merugikan masyarakat dan hanya menguntungkan kontraktor.
"Roda 10 hanya boleh beroprasi untuk hal-hal tertentu seperti mengangkut alat berat ke lokasi. Apabila perusahaan belum ada izin sudah bisa melakukan penggalian kenapa kami masyarakat tidak bisa," tuturnya.

Terkait dengan hal tersebut, Dinas Pertambangan Kabupaten Gayo Lues mengatakan bahwa  dalam pelaksanaan Galian C yang sekarang bernama galian batuan diatur dalam UU No. 23 tahun 2014.


Untuk perizinan galian pengurusannya ke provinsi dan untuk perusahaan di Gayo Lues yang sekarang melakukan penggalian sedang dalam proses pengurusan izin di provinsi.

Dalam pertemuan dengan DPRK Gayo Lues  disepakati bahwa ke depan anggota dewan akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat Kabupaten Gayo Lues tentang pemanfaatan potensi kekayaan alam untuk seluas-luasnya kemakmuran rakyat sesuai Pasal 33 UUD 1945. 



Untuk kurun waktu 10 (sepuluh) hari lokasi Galian C yang dapat dimanfaatkan untuk wilayah Kecamatan Blangkejeren adalah mulai dari Palok s/d Leme; dan untuk wilayah kecamatan lain dilaksanakan melalui musyawarah dengan aparat kampung setempat.

Dalam pelaksanaan pengambilan Bahan Material (Galian C), dapat menggunakan 1 (satu) buah alat berat pada masing-masing lokasi pengambilan galian. Komunitas DT-GL Transport bersedia melakukan kerjasama dengan aparat kampung setempat dan berkewajiban menjaga lingkungan dan fasilitas umum truk roda 6 masih bisa mengerjakan. Sementara kendaraan truk roda 10 tidak beroperasi sepanjang DAS.

Selama dump truk roda 6 masih bisa mengerjakan, ketentuan lain yang menyangkut teknis akan dituangkan serta hasil kesepakatan ini akan disampaikan kepada Bupati Gayo Lues dan Ketua DPRK. (Anto)
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar