Biarkan Pembelahan Jalan, Pemkab Deli Serdang Kangkangi Hak Warganya



ISN (Deli Serdang) -- Masyarakat Desa Medan Estate berang dengan aktivitas pembelahan Jalan Kapten Batu Sihombing yang mengakibatkan wilayah pemukiman mereka kerap tergenang banjir.

Menurut Ketua LKMD Medan Estate, Indra Surya Nasution, pembelahan jalan yang dilakukan oleh pihak pengembang perumahan itu tidak mengindahkan dampak resapan air sehingga curah hujan tergenang di pemukiman warga.

Indra menjelaskan bahwa keluhan warga tersebut sudah disampaikannya ke Pemerintah Kabupaten Deli Serdang. Namun hingga kini tidak ada tindakan tegas dari Pemkab Deli Serdang yang bisa memberi dampak positif kepada warga.

"Sejak awal pembelahan jalan ini tidak memiliki izin. Saya sudah sampaikan ke Pemkab Deli Serdang melalui Kabag Hukum. Namun belakangan informasi yang saya dengar justru mereka sudah dapat izin," jelas Indra.



Indra menjelaskan Pemkab Deli Serdang tidak peduli dengan nasib dan penderitaan masyarakatnya dan lebih cenderung mengutamakan kepentingan pengembang, sekalipun itu melanggar aturan yang ada.

"Coba cek Amdalnya, sesuai tidak? Kalau sudah begini berarti Pemkab Deli Serdang abah hak rakyatnya. Bagaimana pengembang tidak sesuka hati menjalankan bisnisnya di Deli Serdang ini kalau Pemkab bisa dibayar meski harus menabrak aturan," tegas Indra.

Rencananya ratusan masyarakat Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, akan menggelar aksi di sekitar pembelahan jalan tersebut dan akan menyampaikan gugatan ke PTUN atas izin yang dikeluarkan oleh Pemkab Deli Serdang.
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar