Ngebut Naik Mobil Baru, Model Cantik Tabrak Pembatas Jalan Hingga Terjun Bebas Ke Jurang



ISN (Jawa Timur) -- Rini Puspitawati, wanita cantik asal Desa Semen, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur ini mendadak viral di media sosial dan internet.

Nama Rini Puspitawati dicari hingga 10 ribu kali di situs pencarian Google.
Rini Puspitawati adalah korban kecelakaan maut di Sarangan, Magetan, Jawa Timur pada Sabtu (13/10/2018) lalu.

Saat kejadian Rini mengemudi mobil compact crossover SUV merek Honda CRV warna putih keluaran 2018 bernomor polisi T 1201 EJ yang terjun ke jurang Sarangan sedalam 200 meter.

Rini Puspitawati merupakan seorang model dan pemandu lagu dari Desa Semen, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.



"Saya tahu ada mobil terbang dan terdengar letusan, blar. Seorang penumpangnya laki-laki terlempar keluar, sedang pengemudinya seorang perempuan terjepit badan mobil," kata Suparno, warga Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, pemilik kebun tempat mobil CRV mendarat kepada Surya, Sabtu (13/10/2018).

Saat ditemukan, lanjut Suparno, laki-laki yang kemudian diketahui bernama Ragil Supriyanto jauh dari mobil mendarat dengan kondisi sudah tidak bernyawa.

"Kalau sopirnya, perempuan cantik masih hidup meski dalam keadaan terjepit dan dibawa ke rumah sakit Magetan," kata Suparno.

Kapolsek Plaosan, Resor Magetan AKP Sukono menyebutkan, dari sejumlah keterangan yang dikumpulkan unit Kecelakaan Lalu Lintas setempat, mobil yang melaju dari arah Barat, Sarangan itu melaju cukup kencang dan menabrak guardrail (pagar pengaman) dan terbang terjun ke jurang sebelah Barat kebun stroberi.

"Diduga mobil itu berjalan lurus dan tidak ada tanda-tanda mengerem, saat berada di belokan tajam hingga menabrak pagar pengaman dan jatuh ke persawahan," kata AKP Sukono.

Kondisi mobil CRV keluaran terbaru itu ringsek dan kemungkinan besar tidak bisa diperbaiki.

"Kedua korban dilarikan ke RSUD dr Sayidiman, Magetan. Korban meninggal ditempatkan di ruang jenazah setempat," sambung Kapolsek.

Proses evakuasi mobil tersebut menjadi tontonan wisatawan yang menuju Sarangan maupun sebaliknya.

"Lamanya proses pengangkatan mobil itu selain medan tempat kejadian perkara (TKP), juga padatnya arus lalu lintas yang melintas dari Sarangan dan sebaliknya," kata Kepala Unit Kecalakaan Lalu Lintas (Kanit Laka Lantas) Polres Magetan, Iptu Yudi Wiyanto.
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar