Hercules Ditangkap, Mapolres Jakbar Banjir Karangan Bunga



ISN (Jakarta) -- Polisi menangkap Hercules Rosario Marshal atas dugaan pidana penyerangan dan penguasaan lahan di Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (21/11/2018) kemarin.

Usai penangkapan Hercules, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi dan jajarannya banyak mendapat karangan bunga.

Pantauan di Mapolres Metro Jakarta Barat, Jalan Letjen S Parman, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (22/11/2018), sejak kemarin hingga siang tadi karangan bunga terus berdatangan.

Ada lebih dari 20 karangan bunga berjejer di lokasi. Karangan bunga ini diletakkan di trotoar jalan depan Mapolres Metro Jakarta Barat. Pengirimnya tertulis dari warga hingga pengusaha.

Beberapa tulisan di karangan bunga itu diantaranya 'Jakarta Barat Bebas Preman' yang dikirim Perhimpunan Pengusaha Daan Mogot, 'Kami Mendukung Kapolres Metro Jakarta Barat Memberantas Premanisme' atas nama warga Jati Pulo. 

Selain itu, ada karangan bunga bertulisan 'Hidup Indah Tanpa Premanisme. Bravo Kapolres Jakbar' dari pedagang Petak 9.

Hercules ditangkap di kediamannya di Komplek Kebon Jeruk Indah, Kembangan, Jakbar. Dia diduga menjadi aktor utama di balik pendudukan tanah di Kalideres.

Sebelum Hercules, ada 25 orang yang ditangkap terkait kasus pendudukan tanah tersebut. Kemudian 23 orang ditetapkan sebagai tersangka. Di antara mereka, 10 orang mengaku sebagai anak buah Hercules.
Mereka dijerat Pasal 170 KUHP tentang perusakan juncto Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan dan Pasal 167 KUHP tentang memasuki pekarangan orang lain tanpa izin.

Kombes Hengki Haryadi menjelaskan, lahan ruko PT Nila sekitar 2 hektare di Kalideres sebelumnya dikuasai secara paksa oleh sejumlah orang. Para pelaku juga memaksa setiap penghuni ruko membayar Rp 500 ribu.
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar