Pemuda Batubara Gelar Aksi Tutup Mulut Bela Yusroh



ISN (Batubara) -- Puluhan pemuda di Kabupaten Batubara menggelar aksi tutup mulut dengan melakban mulut mereka di depan Mapolres Batubara, Kamis (22/11/18). 

Aksi itu dilakukan sebagai dukungan terhadap Muhammad Yusroh Hasibuan, aktivis Batubara yang ditangkap dengan tuduhan penghinaan terhadap Kapolda Sumatera Utara, Selasa (6/11/2018) lalu. 

Saat itu Yusroh diamankan personel Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara di depan Kantor DPRD Batubara. 

Menurut peserta aksi, Yusroh merupakan satu dari sekian orang yang menjadi korban kebebasan berpendapat. "Ia dituduh telah melakukan provokasi dan pencemaran nama baik Kapolda. Itu suatu bentuk pembungkaman rakyat," tulis peserta aksi dalam pernyataan sikapnya. 

Aksi solidaritas bebaskan Yusroh digelar dengan tagar #Save Yusroh, #Janganbungkamaktivis, yang disebut mereka sebagai tanda kesedihan terhadap demokrasi dan kebebasan berpendapat.

Informasi yang dilansir dari metro24jam, Muhammad Yusro Hasibuan (27) ditangkap penyidik Subdit Cyber Crime Polda Sumut atas tuduhan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Selasa (6/11/2018) lalu.

Setelah menjalani pemeriksaan, Yusroh langsung ditahan sesuai penahanan nomor: Sp.Han/75/XI/2018/Ditreskrimsus dengan tuduhan dugaan pencemaran nama baik Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Agus Andrianto. 

Dugaan pencemaran nama baik yang disangkakan kepada Yusroh bermula pada 27 September 2018. Ketika itu dia mengirim lampiran foto aksi unjukrasa yang dilakukan aliansi mahasiswa Siantar-Simalungun, menuntut tindakan represif aparat kepolisian yang melakukan pemukulan terhadap mahasiswa di Medan beberapa waktu lalu. Foto itu dikirim ke sebuah grup WhatsApp (WA). 

Dalam grup WA itu Yusroh menuliskan pendapatnya yang menuntut agar Kapolda Sumut Irjen Pol. Agus Andrianto, dicopot. 

"Siantar Simalungun. GMNI, GMKI, HMI, BEM dan lain-lain. Mengutuk tindakan represif oknum polri. Copot Kapoldasu," tulis Yusroh di grup WhatsApp Berita Batubara tersebut. 

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol. Tatan Dirsan Atmaja saat dikonfirmasi, Kamis (22/11/2018), membenarkan penahanan Yusroh terkait pencemaran nama baik Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Agus Andrianto. 

"Saat ini statusnya sudah tersangka dan ditahan. Berkasnya akan dilengkapi dan dilimpahkan ke jaksa," jawabnya.
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar