Bobol ATM BRI, Asfan Gunakan Uang Ratusan Juta Untuk Main Judi



ISN (Medan) -- Asfan Helmi Wanty Hasibuan (30) warga Jalan Garu VIII, Lingkungan X, Kelurahan Harjo Sari, Kacamata Medan Amplas, kembali mendekam di balik jeruji besi.

Pria pengangguran ini diduga telah melakukan aksi pencurian di sebuah mesin ATM di Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Medan Amplas.

Adapun informasi yang berhasil dihimpun, pelapor selaku Kepala Cabang Medan PT Beringin Gigantara (vendor Bank BRI), membuat laporan hilangnya uang dalam mesin ATM Bank BRI. Kejadian tersebut diketahui pada Rabu (14/11/2018) sekitar pukul 20.00 WIB lalu.

Saat itu ATM BRI unit Marendal dalam keadaan offline. Petugas melakukan perbaikan pada Kamis (15/11/2018) sekitar pukul 03.00 WIB.

"Jadi petugas yang melakukan perbaikan di ATM tersebut terkejut melihat tempat penyimpanan uang tidak di tempatnya. Setelah diperiksa oleh mereka, ternyata uang yang ada di dalam kotak rak ke 2 dan ke 3 sudah hilang.

"Untuk jumlahnya sebanyak Rp 200 juta," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira, Jumat (14/12/2018).

Putu menjelaskan, pintu brankas tidak ada kerusakan karena memang tidak terkunci. Menurut pelapor brankas tersebut terakhir diisi uang sebanyak Rp 300 juta.

"Kemudian pelapor membuat pengaduan keberatan supaya terlapor diproses secara hukum yang berlaku di NKRI. Menindaklanjuti laporan tersebut pada Senin (11/12/2018) sekitar pukul 19.00 WIB, salah satu pelaku pencurian ATM BRI yang terjadi di Jalan SM Raja Medan, berhasil diketahui identitasnya yang bernama Asfan Helmi Wanty Hasibuan. Pelaku kami tangkap di Jalan Sisingamangaraja tepatnya di Simpang Limun. Pelaku lainnya berinisial N (DPO). Kedua tersangka masing-masing mendapat bagian Rp 100 juta," jelas Putu.

Masih dikatakan Putu, Asfan mengaku uang yang didapatnya ia gunakan untuk bermain judi poker. Dari tangannya petugas juga mengamankan satu unit HP Xiaomi dan sebuah kartu ATM BRI.

Berdasarkan keterangan pelaku, dia mengakui perbuatannya yang mana telah melakukan pencurian di ATM BRI Jalan Sisingamangaraja Medan Unit Marendal bersama temannya N.

"Asfan sendiri merupakan residivis. Ia pernah ditahan pada tahun 2008 kasus narkoba dengan hukuman tiga tahun penjara. Pada tahun 2016 kembali ditahan karena kasus pencurian dan dihukum satu tahun enam bulan," pungkas Putu.
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar