Jambret Dekat Kantor Polisi, Agus Terpaksa Singgah di Polsek


ISN (Medan) -- Nekat dan konyol. Itu kata yang tepat untuk menggambarkan tindakan Agus Sahputra (27). 

Agus nekat menjambret di tengah keramaian warga dan hanya berjarak sekitar 50 meter dari Mapolsek Medan Barat di Jalan Budi Pembangunan, depan SD Pertiwi Kelurahan Brayan, Kecamatan Medan Barat. 

Alhasil, warga dan polisi yang mengetahui aksinya langsung mengejar serta menangkap Agus ketika coba kabur ke arah Jalan Bilal, Kecamatan Medan Timur. 

Tak sampai di situ, pria yang beralamat di Jalan Mangga, Kelurahan Tuntungan, Kecamatan Pancurbatu itu, kembali mencoba kabur ketika polisi membawanya untuk mencari barang bukti dalam pengembangan kasus. Alhasil, sebutir timah panas menembus kaki Agus. 

Informasi yang diperoleh dari pihak kepolisian, Senin (17/12/2018), Agus melakukan aksinya seorang diri. Berbekal sepedamotor Yamaha Jupiter MX BK 5178 AGD warna hitam sebagai kendaraannya, Agus mencari mangsa di seputaran Jalan Budi Pembangunan. 

Tak lama mengintai, dia melihat calon mangsa yang dianggapnya tepat, Florentina Laia (23). Mahasiswi yang tinggal di Jalan M. Basri, Pasar V, Kecamatan Medan Marelan, ini sedang memegang handphone karena hendak menghubungi temannya. 

Melihat itu Agus pun mulai memasang kuda-kuda tahap awal dengan mememepet sang korban. Sesaat kemudian dia langsung merampas HP milik Florentina. Tersentak dan kaget karena HP-nya berpindah tangan, Florentina pun spontan berteriak, "Rampok! Rampoook..!"

Teriakan itu langsung direspon warga termasuk para personel polisi yang berada tak jauh dari lokasi. Dikejar dan dikepung warga bersama polisi, akhirnya Agus tak berkutik di Jalan Bilal. 

Selanjutnya, pria itu segera diboyong ke Mapolsek Medan Barat, sementara Florentina diarahkan untuk membuat laporan resmi. 

"Saat kita interogasi, pelaku mengakui perbuatannya merampas dengan paksa Handphone merek Oppo A71 milik korban. Pelaku juga mengakui perbuatannya pernah melakukan perbuatan yang sama di Jalan Pancing, Kecamatan Percut Sei Tuan, dengan hasil kejahatan barang berupa 1 unit Handphone S6 Plus," kata Kanit Reskrim Polsek Medan Barat, Iptu Herison Manullang. 

Dari situ polisi pun bergerak membawa pelaku untuk pengembangan ke arah Jalan Pancing. Saat itulah, kata Iptu Manulang, Agus meronta coba melarikan diri. Polisi sempat memberikan tembakan peringatan, namun tidak diindahkan. Akhirnya Tim Pegasus memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki kanannya. 

Selanjutnya polisi memboyong Agus ke RS Bhayangkara untuk mendapat perawatan lalu kembali digiring ke Polsek Medan Barat. 

"Tersangka beraksi seorang diri dan dikenakan Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara," pungkasnya.
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar