Kejatisu Jemput Paksa Tersangka Korupsi BRI Rantauprapat Senilai 22 Miliar



ISN (Labuhanbatu) -- Tersangka kasus dugaan korupsi pengajuan kredit fiktif di BRI Agroniaga Cabang Rantauprapat senilai Rp 22,515 miliar dari tahun anggaran 2015, Mulyono, ditangkap tim penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut). 
Tersangka diamankan di Perumahan Harapan Indah RT 005 RW 020, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat (Jabar).
Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumut, Sumanggar Siagian mengatakan, saat diringkus, tersangka tidak mengadakan perlawanan dan langsung dibawa ke Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta. Selanjutnya, Mulyono diterbangkan menggunakan pesawat Batik Air ke Bandara Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang.

"Setelah tiba di Kantor Kejati Sumut, tersangka dilakukan pemeriksaan dan dititipkan di Rumah Tahanan Negara Tanjung Gusta Medan," ujar Sumanggar di Medan, Minggu (9/12/2018).
Dia mengatakan, tersangka mengajukan kredit fiktif ke BRI Agroniaga Cabang Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, tahun 2013-2015, dengan mengumpulkan 41 KTP warga. Kemudian kredit yang diajukan tersebut dapat disetujui oleh BRI Agroniaga sebesar Rp 22.515.000.000.

"Namun tersangka tidak membayarkan kredit yang diajukan oleh 41 debitur fiktif itu sehingga merugikan negara," ujar Sumanggar.

Bahkan tersangka berusaha kabur dan bersembunyi di Kota Bekasi. Kejaksaan sudah melayangkan surat pemanggilan hingga tiga kali, namun tersangka tidak bersedia hadir di Kejati Sumut.

"Selanjutnya, dilakukan pencarian dan penjemputan secara paksa terhadap tersangka yang bersembunyi di Pulau Jawa," pungkasnya.

Sebelumnya tiga orang tersangka kasus korupsi kredit fiktif BRI Agroniaga Cabang Rantuprapat senilai Rp22.515.000.000 telah ditahan di Rutan Kelas I Tanjung Gusta Medan.

Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar