Pencabutan SK Pengesahan Ketum HIPMI PT Sumut Berpotensi Rusak Organisasi



ISN (Medan) -- Aksi protes yang dilakukan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) Se-Sumatera Utara terhadap BPD HIPMI Sumut tanggal 14 Desember 2018 lalu, berbuntut panjang.

Mereka menuntut agar BPD HIPMI Sumut segera mencabut surat nomor: 029/A/I-SEK/BPD/XI/18 perihal pencabutan SK Pengesahan Ketua Badan Otonom HIPMI PT Sumut.

Hal ini terungkap saat bincang-bincang bersama sejumlah Ketua HIPMI PT se-Sumut di Jalan Willem Iskandar Medan, Rabu (19/12/2018).

Shandy yang merupakan Ketua Umum HIPMI PT USU dan menjadi  Ketua Aliansi Badan Otonom HIPMI PT mengatakan, pihaknya tidak bisa berdiam diri ketika perjuangan dan dampak positif yang dirasakan terhadap jalannya organisasi justru disikapi dengan otoriter oleh Ketua BPD HIPMI Sumut, Mazz Reza Pranata.

"Kita Semua sama-sama tau hampir dua tahun semenjak 2017 HIPMI PT Sumut tidak memiliki nakhoda baru," kata Shandy.



Senada dengan itu, Irham Yasir Tanjung selaku Koordinator Lapangan Aksi Selamatkan HIPMI PT Sumut mengaku sudah melihat berbagai upaya dari Juan Utama Batubara agar dapat berjalannya roda organisasi secara lancar dan maksimal di masing-masing kampus.

"Kita lihat mulai berdampak positif ketika disahkannya Ketua Umum terpilih HIPMI PT Sumut 2018 di bawah kepemimpinan saudara Juan Utama," sebut Irham.

"Namun upaya Juan bersama calon pengurus HIPMI PT Sumut yang menjadi pemacu semangat positif bagi kami rekan-rekan Badan Otonom HIPMI PT di Sumut justru dipolitisasi oleh BPD HIPMI Sumut yang bertindak secara otoriter dan semena-mena dengan menerbitkan surat nomor: 029/A/I-SEK/BPD/XI/18 perihal pencabutan SK Pengesahan Ketua Badan otonom HIPMI PT Sumut. Inikan sama saja ketum kami dizalimi," tegasnya.

Menanggapi hal ini, Ketua Umum HIPMI PT Sumut, Juan Utama Batubara menjelaskan, dalam SK pencabutan yang ditujukan kepada dirinya, tertera bahwa dirinya tidak mengajukan dan menyerahkan SK dalam waktu yang sudah ditentukan. Padahal hal itu tidak benar adanya.

"Karena kami bersama calon pengurus lainnya sudah tiga kali mengajukan SK dan belum juga disetujui tanpa alasan yang jelas, inilah yang menjadi polemik. Kita mengapresiasi langkah teman-teman yang diinisiasi ketua-ketua Banom (Badan Otonom) HIPMI PT Se-Sumut yang sukarela memperjuangkan ketidakadilan yang terjadi," ujar Juan.

"Apa yang dilakukan teman-teman kemarin adalah bukti nyata bahwa mereka peduli terhadap HIPMI PT Sumut ke depan, mereka ingin HIPMI PT Sumut  ini lebih baik ke depannya," ungkap Juan.

Menurutnya, pengurus HIPMI PT merupakan cikal bakal lahirnya calon pemimpin di BPC (Badan Pengurus Cabang), BPD (Badan Pengurus Daerah) dan BPP (Badan Pengurus Pusat) HIPMI ke depan.

"Jika ada yang mencoba mengganggu atau bahkan menghambat berjalannya proses organisasi di HIPMI PT, ini sama saja ingin  menghancurkan HIPMI ke depan dan kita semua tentu tidak akan rela dan tidak akan diam. Insha Allah kita semua bersama teman-teman HIPMI PT se-Sumut akan terus berjuang menegakkan keadilan ini," pungkas Juan.
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar