Polisi Ringkus Pasangan Mesum yang Jadi Pelaku Pembunuhan



ISN (Asahan) -- Mahyarudin Siregar (35), pelaku pembunuhan sadis terhadap Rudi Selamat (45) diringkus personel Unit Jahtanras Sat Reskrim Polres Asahan. Pelaku dibekuk di areal kebun sawit di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, Jumat (7/12/2018) kemarin.

Kapolres Asahan AKBP Faisal F. Napitupulu mengatakan, tersangka ditangkap di tempat persembunyiannya setelah melarikan diri selama empat hari. Faisal melanjutkan, motif kasus pembunuhan ini berawal dari permasalahan rumah tangga korban.

"Motif kasus pembunuhan ini akibat cinta segitiga, dimana istri korban selingkuh dengan tersangka. Saat ditangkap, tersangka melakukan perlawanan kepada anggota sehingga diberikan tindakan tegas dan terukur di kakinya," kata Faisal yang didampingi oleh Kasat Reskrim, AKP Ricky Pripurna Atmaja di Mapolres Asahan, Minggu (9/12/2018).

Kejadian itu  berawal pada hari Senin (3/12/2018) lalu di Dusun XI Desa Aek Polan, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan. 

Saat itu korban yang bernama Rudi Selamat bersama anaknya, Novi, pergi ke rumah kontrakan pelaku untuk mencari istri korban yang bernama Susilawati. Setibanya disana, korban dan pelaku terlibat cekcok dan berkelahi.

Anak korban yang menyaksikan perkelahian tersebut melihat bapaknya dipukul di bagian kepala oleh pelaku dengan senjata tajam. Korban kemudian berusaha melarikan diri dan keluar dari rumah. Pelaku terus mengejar sehingga korban tersungkur di parit depan rumah dan dihujamkan senjata tajam berkali-kali ke tubuhnya.

Korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Pelaku kemudian mengejar Novi anak korban sambil mengancam akan membunuhnya. Namun Novi berhasil melarikan diri. 

Tersangka bersama istri korban kemudian melarikan diri dan membawa sepeda motor milik korban.

Petugas Unit Jatanras Satreskrim Polres Asahan yang mendapat informasi keberadaan tersangka dan istri korban di Kabupaten Rohan Hulu Riau, langsung melakukan pengejaran. 

Petugas mengamankan istri korban yang berada di rumah saudara tersangka di Kecamatan Kepenuhan Hulu, Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Namun tersangka tidak berada di lokasi. 

Petugas kemudian mengejar tersangka ke areal perkebunan sawit dan menangkapnya saat bersembunyi di sungai. Namun tersangka melakukan perlawanan sehingga diberikan tindakan tegas dan terukur di bagian kakinya.

Dari tangan tersangka, lanjut Faisal, disita barang bukti satu bilah pisau yang digunakan untuk membunuh korban, dua unit handphone dan satu unit sepeda motor milik korban. 

"Istri korban juga ditetapkan sebagai tersangka karena turut membantu tersangka dan melarikan barang milik korban. Kedua tersangka akan dijerat dengan Pasal 340 subsider Pasal 339 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup," pungkas Faisal.
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar