Tahanan Kabur Dari Lapas Aceh Tewas di Medan



ISN (Medan) --  Salah satu dari ratusan tahanan yang kabur dari Rumah Tahanan (Rutan) Klas II A Lambaro, Aceh Besar, meninggal dunia setelah membuat keributan di sebuah warung, Jalan Tunggul Hitam, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, Jumat (21/12/2018) kemarin.

Tahanan itu bernama Hamdani (40), warga Kabupaten Aceh Utara yang terjerat hukuman mati akibat kasus pembunuhan.

"HD meninggal setelah membuat keributan di warung kopi milik Hamidah. Saat itu HD mengamuk kepada warga dengan memegang parang," kata Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi, Selasa (25/12/2018).

Menurut Yasir, ketika mendapat informasi tersebut pihaknya langsung turun ke lokasi untuk mengamankan pelaku.

"Pada Jumat (21/12/2018) pagi itu sekitar pukul 08.00 WIB, petugas berangkat ke lokasi dan menemukan HD mengamuk sambil memegang parang," jelasnya.

Sebelum petugas datang, HD sempat diamankan warga. Namun sesaat kemudian dia melawan sehingga terjadi pertikaian dengan warga. Alhasil HD harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan akibat pertikaian tersebut.

"Keesokan harinya HD dinyatakan meninggal dunia. Kemudian pada Senin (24/12/2018) sekitar pukul 10.00 WIB pihak Lapas datang ke Polsek. Dari situlah kami baru mengetahui bahwa HD adalah napi Lapas Lambaro yang melarikan diri saat itu," ungkapnya.

Yasir menambahkan bahwa dalam peristiwa tersebut polisi mengamankan barang bukti berupa satu bilah parang, satu unit kulkas, satu unit kompor gas dan satu unit dispenser.

"Mengetahui informasi tersebut, pihak keluarga datang ke RS Bhayangkara untuk menjemput jenazah. Setelah melengkapi syarat administrasi, jenazah dibawa ke Aceh Timur untuk dimakamkan," pungkasnya.

Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar