Lima Balon Rektor Unimed Daftarkan Diri




ISN (Medan) -- Pendaftaran bakal Calon Rektor Unimed periode 2019-2023 resmi ditutup, Kamis (10/1/2019).

Hingga batas akhir pendaftaran pukul 16.30 WIB, tercatat ada lima orang bakal calon (balon) mendaftarkan diri.

Kelima balon tersebut, yakni Prof Dr Mukhtar MPd, dosen sekaligus Wakil Dekan II FMIPA Unimed. Kemudian, Prof Dr Sahat Siagian MPd, Wakil Rektor III Unimed sekaligus dosen pada FT Unimed.

Selanjutnya, Dr Syamsul Gultom SKM MKes, dosen sekaligus Wakil Dekan II pada FIK Unimed. Kemudian, Dr Martina Restuati MSi, dosen sekaligus Dekan FMIPA Unimed, dan Dr Marice M.Hum, dosen sekaligus Wakil Dekan III FBS Unimed.

Amatan awak media di lantai dua gedung Biro Rektor Unimed, Kamis (10/1/2019), Rektor beserta para Wakil Rektor dan pimpinan fakultas melaksanakan rapat tertutup di ruang rektor. Terpantau, rapat tersebut hingga menjelang pukul 18.00 WIB hari itu, masih belum juga selesai.

Tak diketahui pasti hal yang dibahas pada rapat tersebut. Namun diduga masih terkait dengan penutupan pendaftaran balon rektor Unimed periode 2019-2023.

"Di dalam sedang ada rapat para petinggi. Ada rektor, wakil rektor, dan dekan. Enggak tahu juga jam berapa selesainya," ujar seorang staf perempuan berhijab di ruang rektor.

Prof Mukhtar dan Prof Sahat Siagian kompak menyerahkan berkas pendaftaran pada Selasa (8/1/2019) sekitar pukul 16.30 WIB. Kemudian diisusul oleh Dr Syamsul Gultom, yang mendaftarkan diri pada Rabu (9/1/2018) sekitar pukul 10.00 WIB.

Menjelang detik-detik pendaftaran ditutup, Kamis (10/1/2019), Dr Martina Restuati datang ke sekretariat panitia pemilihan rektor, Ruang Inherent Biro Rektor, untuk menyerahkan berkas pendaftarannya. Tak lama, disusul oleh Dr Marice sebagai pendaftar pemungkas.

Kepala Humas Unimed, M Surif mengungkapkan, nama kelima balon ini selanjutnya akan diverifikasi. Selanjutnya, nama-nama balon dikirim ke Kemenristek Dikti untuk ditetapkan sebagai calon.

Pemilihan rektor dijadwalkan digelar paling lambat pada 30 Mei 2019 mendatang.

"Jumat (11/1/2019, digelar rapat senat akademik untuk menjaring dan mengesahkan nama calon. Setelah itu, nama-nama yang terpilih diserahkan ke Kemenristek Dikti RI," ujar Surif, Kamis (10/1/2019).

Disinggung soal latar belakang kelima balon keseluruhan berasal dari Unimed, M Surif berdalih pihaknya sudah berupaya maksimal mengumumkan lowongan jabatan Rektor Unimed ke semua PTN dan lewat media massa.

"Kita sudah sebar surat pemberitahuan penjaringan calon rektor Unimed ke 148 PTN di Indonesia mulai tanggal 29 Desember lalu. Namun, nyatanya yang berminat mendaftar hanya lima orang. Itu juga dosen-dosen di sini," ucap Surif mengakhiri.

Sementara itu, salah satu pelamar, yaitu Prof Dr Mukhtar MPd, mengaku ikut mendaftar lantaran merasa jiwanya terpanggil untuk memimpin dan membawa Unimed ke arah lebih baik. Ia sendiri, kata dia, baru pertama kali ikut dalam kontestasi tersebut.
Muktar mengatakan, dirinya tak memiliki persiapan khusus untuk menghadapi tiap-tiap tahapan pemilihan.

"Saya mendaftar karena merasa terpanggil. Itu saja. Tidak ada persiapan khusus. Sebelumnya, saya sudah berunding juga dengan keluarga, dan keluarga setuju. Mereka mendukung," ujar Muktar, Rabu (9/1/2019).

Pendaftar lainnya, Dr Syamsul Gultom SKM MKes, saat diwawancarai Kamis (10/1/2019), pun mengatakan hal senada dengan Mukhtar.

"Persiapan yang dilakukan barangkali mempersiapkan mental ya. Kemudian, kesiapan diri sendiri untuk mencapai visi-misi Unimed," kata Syamsul.

Begitu juga dengan Dr Martina Restuati, salah satu balon yang mendaftar di hari terakhir.

"Tidak ada, tidak ada persiapan. Saya mendaftar, karena ingin mengabdikan diri untuk membawa Unimed mnjadi kampus terbaik di Indonesia. Mohon doa restunya," kata Martina.

Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar