Pesan SBY Ketika Kunjungi Parsulukan Serambi Babussalam



ISN (Simalungun) -- Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengunjungi Persulukan Serambi Babussalam di Desa Jawa Tongah Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Selasa (22/1/2019).

Di tempat itu, SBY berpesan agar semua pihak tetap menjaga kerukunan dan perdamaian serta menyukseskan Pemilu 2019.

Kedatangan SBY dan rombongan diterima langsung oleh Tuan Guru Batak Dr. Ahmad Syahban Alrahmani Rajagukguk.

Menurut SBY, keberadaan Persulukan Serambi Babussalam diharapkan dapat terus menumbuhkan tenggang rasa bagi semua pihak. Secara bersama-sama agar bersatu menjaga kerukunan sehingga mempersatukan bangsa.

"Jangan membeda-bedakan satu sama lain. Tetapi tetap merawat kebhinekaan persatuan dan kerukunan," imbau SBY.

Kerukunan itu bukan hanya dalam kelompok atau golongan tetap ikut bernegara dan dunia.

"Kerukunan dan peradaban harus dirawat dan dijaga," tuturnya.

Agar semua itu terwujud diharapkan peran para ulama ikut mendoakan agar di negara Indonesia tetap terjadi kerukunan.


"Kita berharap dan berkehendak terjadi kerukunan. Dan negara kita ini dipimpin yang mampu menciptakan kerukunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ucapnya.

Sementara Tuan Guru Dr. Ahmad Syahban Alrahmani Rajagukguk menyampaikan bahwa Persulukan Serambi Babussalam tetap memakai falsafah Batak yakni "Dalihan Natolu".

"Keberadaan persulukan tetap menjaga kerukunan beragama dan terbukti diapit dua gereja besar," kata Tuan Guru Batak Syahban Rajagukguk.

Saat ini persulukan serambi babussalam yang berdiri sejak 1979 sudah banyak melahirkan ulama dan tetap menomorsatukan kerukunan. Karena selain berdakwah juga tetap menanamkan kerukunan.

"Dekat sama Tuhan dan sesama manusia. Karena dalam ajaran tidak ada alasan tidak hidup bersaudara. Kami tetap merekatkan persaidaraan," papar TGB Ahmad Syahban Rajagukguk.

Menurut Sosiolog Sumatera Utara, Dr Ansari Yamamah, sambutan (pidato) yang relatif panjang dari SBY di majelis Tuan Guru Batak mengisyaratkan tentang nilai-nilai persaudaraan, cinta, kemanusiaan, konsep kebangsaan yang lebih besar dan kekuatan spiritual di pondok persulukan tersebut.




Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar