Kakek 71 Tahun Jual Sabu Disuruh Sang Anak



ISN (Medan) -Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan yang dipimpin Erintuah Damanik sempat tercengang mendengar keterangan terdakwa Usman Bais bahwa sabu yang dijualnya merupakan perintah sang anak. 

Keterangan tersebut disampaikan kakek 71 tahun itu dalam sidang yang berlangsung Senin (18/2/2019) sore.

Sidang yang berlangsung di Ruang Cakra 8 Pengadilan Negeri Medan, Usman dalam keterangannya mengaku tak punya uang sehingga menghubungi anak laki-lakinya, Rinaldi.

"Dapat dari anak saya (sabu-sabu) itu, Pak. Waktu itu saya enggak ada uang, lalu minta duit ke dia (Rinaldi). Katanya gak punya uang," ucap Usman Bais.

Selanjutnya, kata Usman, Rinaldi menyuruhnya untuk menjual sabu sebagai gantinya karena tak memiliki uang. 

Menurut Usman, hal tersebut ia lakukan karena pekerjaan sebagai tukang las besi masih belum cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Dia bilang gak punya uang. Jualkan saja sabu ini, katanya pak. Itupun sabu kata anak saya hasil curian," sambung Usman yang kemudian mengungkapkan sabu 1 Ons tersebut dijual seharga Rp 50 juta.

Setali tiga uang dengan keterangan Ayahnya, Rinaldi (29) yang sempat dicerca pertanyaan mengaku barang haram tersebut ia miliki usai mencuri dari temannya.

"Iya pak, saya curi dari teman saya. Saya suruh bapak jual (sabu) itu karena gak ada duit ngasih bapak," katanya.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sani Sianturi mengatakan perbuatan keduanya sebagimana diatur dan diancam Pidana pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. 

Ujar JPU, perbuatan keduanya bersalah melakukan percobaan jahat atau permufakatan jahat melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman.

Mulanya, Sabtu (29/9/2018), Usman Bais menemui Rinaldi di warung pinggir Jalan Gaperta, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan. 

Keduanya pun berbincang dan Usman meminta uang, namun tak disanggupi anaknya, Rinaldi. Sebagai gantinya, Rinaldi pun menyuruh ayahnya mencari pembeli sabu.
Usman pun menyanggupi untuk mencari pembeli agar sabu seberat 1 Ons tersebut dapat diuangkan. 

Dua hari berselang atau Senin (1/10/2019/8) Usman pun mengaku sudah menemukan pembeli sabu seberat 1 Ons yang dihargai sebesar Rp 53 juta. Pembeli tersebut bernama Abi.

"Rinaldi sendiri menyampaikam agar Usman hanya perlu menyetorkan sebesar Rp 20 juta rupiah saja," ucap Sani Sianturi.

Naas saat melakukan transaksi di Jalan Kapten Muslim Gang Budi Luhur Kecamatan Helvetia, Kota Medan, keduanya berhasil diamankan personel kepolisian yang mereka ketahui sebelumnya hanyalah seorang pembeli.

Atas perbuatan keduanya, Usman Bais dan Rinaldi terancam hukuman 10 tahun penjara di Lapas Klas IA Tanjung Gusta Medan.
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar