Massa Minta Polisi Lepas Pengedar Narkoba yang Simpan Sabu di Dalam Bra



ISN (Sergai) -Berantas peredaran narkoba, Polres Sergai lakukan penggerebekan kampung narkoba. Dari hasil gerebek kampung narkoba (GKN) di dua lokasi yang berbeda, petugas mengamankan tiga orang.

Informasi yang dihimpun dari Kapolres AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu, penggrebekan kampung narkoba pertama dilakukan petugas pada Senin (4/2/2019) lalu dan berhasil mengamankan satu orang wanita.

"Saat melakukan GKN, anggota mengamankan Siti Hajar alias Siajar (34) warga Dusun I Kampung Baru Desa Nagur Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai. Dari tangan tersangka kami berhasil amankan satu helai plastik klip teransparan yang berisikan kristal warna putih, diduga Narkotika jenis sabu dengan berat 0,20 gram. Delapan bungkus helai plastik kosong, satu pipet ujung runcing dodot. Uang tunai sebanyak Rp 200 ribu," ujar Kapolres, Jumat (8/2/2019).

Sebelumnya dilakukan penangkapan terhadap pelaku, petugas mendapat informasi bahwa salah satu pelaku peredaran narkoba bernama Siti Hajar. Petugas pun melakukan penyelidikan dan didapati pelaku di kediamannya.

"Saat di lokasi, penggeledahan dilakukan oleh Bripda Witha Saragih (Polwan) dan ditemukan di dalam bra Siti, yaitu satu helai plastik klip transparan yang berisikan kristal putih diduga narkotika jenis sabu. Namun ketika akan kami bawa, massa berdatangan dan berusaha melepaskan tersangka. Oleh anggota IPDA Maruli Sihombing menghubungi KBO dan Kasat Narkoba bersama anggota opsnal yang lain turun ke TKP," sambung Kapolres.

Masih dikatakan Kapolres Sergai, AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu, dilakukan kembali penggerebekan kampung narkoba pada Rabu (6/2/2019) lalu di Dusun III, Lingkungan Tempel, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai.

Dipimpin langsung oleh Kasatnarkoba Polres Sergai, AKP Martualesi, petugas
menuju lokasi yang diduga sering terjadi transaksi narkoba.

"Saat berjalan anggota mencurigai seorang laki laki dan saat digeledah ditemukan dua paket sabu di kantong celananya. Kami lakukan interogasi dan ia mengaku mendapat barang tersebut dari Muh Guntur," ujarnya.

Petugas, sambung Kapolres, melakukan pengembangan ke rumah Guntur, namun saat tiba di rumah kontrakan istri dan ibu mertuanya histeris menjerit-jerit dan tidak berkenan membuka pintu.

Mendengar teriakan sehingga mengundang perhatian warga yang terbangun dari tidurnya.

"Melihat yang punya rumah tidak berkenan membuka pintu sehingga oleh anggota mencari pintu dari belakang yaitu dari jendela dapur dibuka paksa sehingga personil bisa masuk ke dalam rumah tersangka. Saat kami lakukan penggeledahan ditemukan satu paket sabu, dua unit timbangan elektrik, satu pipet runcing dan di lobang closed di kamar mandi, 60 helai plastik klip kosong," jelas AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu.

Setelah diamankan, Guntur mengaku sudah lima bulan berjualan sabu. Petugas berhasil mengamankan 

Muhammad Guntur (29) warga Dusun lll Lingkungan Tempel Kelurahan Simpang Tiga Kecamatan Perbaungan.


Keberhasilan petugas Satresnarkoba Polres Sergai dipaparkan langsung oleh
Kapolres AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu, S.Sos, SIK, didampingi Wakapolres Kompol HR Sibarani, Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu, KBO IPTU Defta, Kanit Idik I IPTU P Sinuhaji.

"Ke tiga tersangka dijerat pasal 114 Sub 112 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun," pungkas AKBP Juliarman Eka Putra.
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar