Terungkap, Satpam Pelaku Pengeroyokan di Unimed Belum Tersertifikasi




ISN (Medan) -- Polrestabes Medan telah mengamankan empat pelaku penganiayaan terhadap Joni Fernando Silalahi (30) dan Stefan Samuel Hamonangan Sihombing yang terjadi di Universitas Negeri Medan (Unimed) pada Selasa (19/2/2019) kemarin.

Empat tersangka yang diketahui berprofesi sebagai sekuriti itu secara membabi-buta menghajar korban hingga meninggal dunia.

Keempat pelaku adalah M. Arya Prasta (22), Bagus Prayetno (18), M Abdul Kadir (21) dan Feri Zulham (26).

Ternyata tersangka Feri Zulham memiliki andil yang sangat besar dalam tewasnya Joni dan Stefan. Dialah yang paling banyak melakukan pemukulan terhadap para korban.

Memiliki perawakan tidak tinggi, atau sekitar 164 cm, dengan rambut belah pinggir dan kumis tipis. Feri tampak gugup, berulang kali ia menarik nafas panjang saat diinterogasi.

Namun terungkap fakta baru bahwa keempat sekuriti yang berhasil diamankan di Polrestabes Medan ternyata belum tersertifikasi .

"Jadi keempat satpam ini tidak punya sertifikasi satpam. Makanya kami akan mengecek perusahaan sekuritinya. Apakah mempunyai izin atau tidak. Karena keempat satpam ini tidak punya sertifikasi satpam," kata Putu di Polrestabes Medan, Sabtu (23/2/1019).

Lebih lanjut, apakah akan dilakukan pemeriksaan juga terhadap pihak Unimed yang telah mempekerjakan satpam tidak terverifikasi, Putu mengaku masih melihat perkembangan.

"Nanti ke depan kita lihat karena proses penyidikan masih berjalan. Nanti kita lihat perkembangannya," jelas Putu.

Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar