Arya Ketagihan Nyolong Kereta di USU



ISN (Medan) -- Dua kali berhasil mencuri sepeda motor di kawasan Universitas Sumatera Utara (USU) membuat Arya Pradana ketagihan.

Dia pun berniat mengulang sukses untuk ketiga kalinya. Namun seperti kata pepatah, 'Sepandai-pandainya tupai melompat, sesekali pasti akan jatuh juga', begitu pula nasib remaja 19 tahun ini.

Pria yang diketahui beralamat di Jalan Tri Ubaya Sakti, Tanjung Rejo, ini dipergoki warga saat beraksi untuk kali ketiga di lokasi yang sama. Alhasil, pengangguran itu harus menikmati 'liburan' di hotel prodeo dalam waktu yang cukup lama.

Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Philip A. Purba, dalam keterangannya, Jumat (8/3/2019) menyebutkan, aksi itu dilakukan Arya bersama temannya Bayu (DPO) di Jalan Civitas, tepatnya di halaman parkir Auditorium Akademika USU, Senin (4/3/2019).

Ketika itu Wiwik Kusdiningsih (50) dan anaknya, M. Ikhsan, yang sedang joging di seputaran Kampus USU memarkirkan sepeda motor Honda Beat, BK 5812 AIC, miliknya di halaman Auditorium USU. Saat bersamaan, Arya dan Bayu sedang berkeliling mencari mangsa. Ketika melihat sepeda motor milik Wiwik, keduanya pun memutuskan bahwa itu adalah sasaran mereka. 

"Pelaku dan rekannya sedari awal memang mencari sepedamotor yang hendak dicuri," kata Philip. 

Arya selaku eksekutor langsung turun dari kendaraan mereka dan mendekati sepeda motor milik Wiwik. Sementara Bayu standby di atas motor memantau situasi. Setelah membobol kunci kontak, Arya pun segera mendorong sepeda motor milik wanita yang tinggal di Komplek Sri Gunting, Sunggal, Deli Serdang itu. 

Namun kali ini Arya kena batunya. Saat sedang mendorong sepeda motor itu, M. Ikhsan putra Wiwik memergoki aksinya. Spontan Ikhsan pun berteriak meminta tolong sembari mengejar. Teriakan Ikhsan membuat seluruh mahasiswa yang berada di sekitar lokasi ikut mengejar Arya. Sedangkan Bayu langsung kabur meninggalkan temannya tersebut. 

"Pelaku berhasil diamankan dan diboyong ke pos sekuriti. Selanjutnya pihak sekuriti menghubungi kita dan kita langsung turun ke lokasi mengamankannya," jelas Philip. 

Dari lokasi, polisi mengamankan barang bukti sepeda motor milik Wiwik dan sebuah kunci letter T yang digunakan Arya. 

"Barang bukti kereta korban dan kunci T. Kasus ini masih kita kembangkan untuk menangkap rekan pelaku yang berhasil kabur," sebut Philip. Masih kata mantan Kanit Reskrim Polsek Sunggal itu, dari hasil pemeriksaan, Arya mengaku sudah dua kali sukses melakukan aksi pencurian di seputaran kampus USU. 

"Sudah 3 kali dia main. Pertama Honda Beat dan dijual seharga Rp 1,5 juta kepada seorang lelaki berinisial D di daerah Delitua. Yang kedua kereta Honda Supra 2010, dijual dengan orang yang sama seharga Rp 1,8 juta. Kali ketiga pelaku tertangkap," pungkas Philip.
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar