Curi Pisang Bawa Pick-up, Super Diarak ke Kantor Desa




ISN (Deli Serdang) -- Kantor Desa Sawit Rejo, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, mendadak ramai dikerumuni warga, Rabu (6/3/2019) sore kemarin. 

Mereka datang bukan karena sedang ada keperluan administrasi, tapi untuk melihat seorang pria yang tertangkap mencuri pisang dari ladang milik warga. 

Pria itu sepertinya tak ingin kepalang tanggung saat mencuri, bukan hanya sekedar untuk makan, tapi sepertinya mencari biaya hidup selama sebulan. 

Pasalnya saat tertangkap, pria bernama Supriyanta Sinulingga alias Super itu juga membawa mobil pick-up. Meski baru berhasil mengambil beberapa tandan, Super diduga berniat menghabisi seluruh pisang yang bisa dibawanya. 

Informasi diperoleh dari warga, mereka mengetahui pencurian itu Rabu (6/3/2019) sekira pukul 17.00 WIB. Ketika itu Ramino sedang membersihkan rumput dan ilalang yang tumbuh di kebun pisang miliknya. Namun, tiba-tiba Ramino kaget karena mendengar suara mirip pohon pisang tumbang. Dia pun langsung mencari asal suara tersebut. 

Dugaan Ramino ternyata tak meleset, sebatang pisang miliknya sudah tumbang. Tapi bukan dihembus angin, melainkan ditebang Super. 

Ketika Ramino tiba di lokasi, dia melihat Super sedang memotong buah pisang dari tandannya. Spontan, Ramino mengejar Super sembari berteriak maling. 

"Bapak itu lagi di ladang. Terus dilihatnya si Super ini ngambil pisangnya," kata Sulaiman, warga Sawit Rejo.

Teriakan Ramino kemudian terdengar warga yang langsung merespon. Alhasil, belum jauh dari perladangan, pria 38 tahun itu terkepung lalu ditangkap warga. Dalam hitungan detik, beberapa tinju dan tendangan mendarat di tubuh Super.
Namun akhirnya warga berhasil ditenangkan dan sepakat membawa Super kantor Desa Sawit Rejo. 

"Warga disini geram kali bang. Karena sudah sering kehilangan buah-buahan dari kebun mereka. Kalau pisang ya udah sering kali lah hilang di sini," jelas Sulaiman. 

Saat ditangkap, Super sudah mengumpulkan 5 tandan berbagai jenis pisang yang belum dimasukkan ke atas mobil pick-up BK 3964 MB. 

"Dia naik mobil nyurinya bang. Di mobilnya udah ada juga pisang," sebut ayah 2 anak itu. 

Banyaknya warga yang mengaku kehilangan pisang pun membuat situasi semakin panas. Di kantor Desa, warga pun menginterogasi Super terkait pencurian buah-buahan yang sering terjadi di kawasan tersebut selama ini.

Akhirnya Super pun mengaku, bahwa sebelum mencuri pisang di kebun milik Ramino, dia sudah mencuri pisang di ladang milik dua warga lainnya. 

"Rupanya malam dia udah main juga bang. Dia udah nyuri pisang juga di ladang Pak Bandung dengan Pak Indro. Terus pisangnya dikumpulin di rumahnya," ucap Sulaiman lagi. 

Tak cuma itu, Super pun mengaku sudah berulang kali melakukan aksi pencurian tanaman milik warga sekitar. Setiap kali beraksi, Super selalu seorang diri dan menggunakan mobil pick-up. 

Udah sering katanya dia nyuri tanaman warga. Warga di sini pun udah sering kali kehilangan, mau itu pisang, jambu, atau jeruk," katanya.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Kutalimbaru, Ipda R Ginting ketika dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah mengamankan Super. 

"Iya, ada kita amankan pelaku pencurian pisang dari kantor Desa Sawit Rejo," jelasnya kepada wartawan via WhatsApp, Sabtu (9/3/2019). 

 Dijelaskan Ginting, dari lokasi pihaknya mengamankan barang bukti 5 tandan pisang milik warga. "Barang buktinya kita amankan pisang milik warga. Pelaku masih kita periksa lebih mendalam," tandasnya.
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar