Gubernur dan Wagub Sumut Hadiri Tahlilan Almarhumah Ibunda Ustaz Abdul Somad




ISN (Asahan) -- Tahlilan hari ketiga ibunda Ustaz Abdul Somad (UAS) akan berlangsung Kamis (21/3/2019) malam.

Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara dipastikan hadir dalam acara yang digelar di kediaman UAS, Desa Silau Laut, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan.

Saat ini, Edy dan Ijeck, sapaan Musa Rajekshah sedang dalam perjalanan menuju rumah duka. Rencananya tahlilan malam ketiga dilangsungkan setelah salat Isya.

Ibunda UAS meninggal dunia Senin (18/3/2019) pukul 04.00 dini hari di Pekan Baru, Riau. Jenazah tiba di kampung halaman UAS di Asahan pada pukul 18.30 WIB dan dikebumikan sekitar pukul 22.00 WIB.

Pemakaman jenazah berlangsung sesaat setelah UAS tiba dari Jakarta.

Ijeck dan sejumlah pejabat lainnya seperti turut hadir dalam proses pemakaman tersebut.
Diberitakan, duka masih menyelimuti keluarga besar Ustaz Abdul Somad yang baru saja kehilangan salah satu anggota keluarganya.

Ibunda Ustaz Abdul Somad meninggal dunia pada Senin (18/3/2019) pagi tadi.

Terlihat Ustaz Abdul Somad mengungkapkan salam perpisahan dengan menuliskan kronologi meninggalnya sang ibunda yang tidak mengalami sakit berkepanjangan.
Rencananya, jenazah ibunda Ustaz Abdul Somad akan dimakamkan hari ini juga di pemakaman daerah Silau Laut, Asahan.

Kabar meninggalnya ibunda Ustaz Abdul Somad pertama kali dilihat dibgaikan pemilik akun Facebook Tengku Muhammad Alfan Al-Munadzri.

Hj. Rohana, ibunda Ustaz Abdul Somad dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Pekanbaru.

Sederet artis seperti Ari Untung dan Teuku Wisnu juga sempat mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya ibunda Ustaz Abdul Somad.

Keduanya mengungkapkan rasa turut berduka di akun Instagram masing-masing.
Sementara itu, Ustaz Abdul Somad juga membagikan kabar duka tersebut di akun Instagramnya.

Dalam unggahan terbarunya beberapa jam yang lalu, Ustaz Abdul Somad mengunggah foto dirinya bersama sang ibunda.

Terlihat foto di mana Ustaz Abdul Somad dan sang ibunda kompak sama-sama sedang memegang dagu.

Foto tersebut dilengkapi dengan kronologi meninggalnya Hj. Rohana yang terbilang mendadak.

Tak hanya itu, Ustaz Abdul Somad juga menceritakan aktivitas yang dilakukan sang ibu sebelum meninggal dunia pada Senin (18/3/2019).

"KITA PUN AKAN KESANA JUA
Senin, 11 Rajab 1440 H / 18 Maret 2019
Seperti biasa, setelah tahajjud dan witir, Mak membaca Qur'an dan zikir yang biasa beliau baca, setelah itu makan sahur," tulis Ustaz Abdul Somad seperti dikutip GridPop.ID.

Melalui keterangan tersebut, ibunda Ustaz Abdul Somad memiliki kebiasaan untuk salat tahajjud dan witir, mengaji, zikir, dan menjalankan ibadah puasa sunnah.

Selain itu, sang ustaz juga mengungkap kronologi sebelum kepergian Hj. Rohana.

"Selesai santap sahur, Mak masih menonton video taushiyah UAS di Youtube. Kemudian Mak mandi, terasa sakit kepala. Beliau terus wudhu' persiapan sholat Shubuh. Lalu pingsan, dibawa ke Rumah Sakit, menghembuskan nafas terakhir," sambungnya.

Kepergian Ibunda Ustaz Abdul Somad terbilang mendadak karena tidak mengalami sakit berkepanjangan sebelumnya.

Bahkan, Ustaz Abdul Somad mengungkapkan keinginan sang ibunda yang sudah terwujud sebelum menghembuskan napas terakhir.

"Persis seperti ucapan Mak selama ini, "Aku kalau bisa, mati jangan pakai sakit lamo-lamo. Kalau bisa mandi dulu, jadi jasad awak bersih. Mandi, ambik aye sembayang, poneng, mati"," tulis UAS mengingat kenangan bersama sang ibunda.

Ibunda Ustaz Abdul Somad yang berusia 71 tahun tersebut rencananya akan dimakamkan di Kampung Silau Laut, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

"Jenazah akan dimakamkan di Kampung Silau Laut, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara. 71 tahun Allah berikan usia pada Mak.
Terimakasih tak terhingga kepada seluruh masyarakat yang telah mendoakan Mak, mohon dimaafkan segala khilaf dan salah Mak kami Hajjah Rohana binti Nuruddin," tutup Ustaz Abdul Somad.

Ucapan Duka Pemprov Sumut

Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Musa Rajekshah menyambut kedatangan serta ikut mengantarkan jenazah dari ibunda Ustad Abdul Somad ke pemakaman di Desa Silau Laut, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan, Senin (18/3/2019) malam.

Musa Rajekshah ikut mendampingi pendakwah kondang Ustad Abdul Somad dari Jakarta hingga sampai ke kampung halaman, Desa Silo Lama, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan.

"Tadi sepanjang perjalanan dari Jakarta, ustad bercerita pada hari Sabtu (16/3/2019) ustad jalan bersama armahumah tidak ada sedikit pun tanda-tanda akan kepergiannya, sebab memang langkah, rezeki dan maut adalah janji dengan Allah SWT tidak ada seorang pun yang bisa tahu kapan kitakembali pada-NYA," aku pria yang akrab disapa Ijeck tersebut.

Ijeck pun mengaku tadi pagi terkejut mendapat kabar duka tersebut.

"Pagi ini Ibu Hj. Rohana telah pergi meninggalkan kita tanpa menyusahkan sama sekali, dikabarkan pening ketika hendak mengambil wudhu, lalu dibawa ke rumah sakit, berselang tak berapa lama menghembuskan nafas terakhir, insyaallah ibunda meninggal dalam khusnul khatimah," tambahnya.

Ribuan masyarakat juga ikut menyambut kedatangan jenazah almarhumah Hj. Rohana di kampung halaman dan ikut mengantarkan dan menguburkan almarhumah.

Di antara masyarakat, Wakil Gubernur Sumut juga ikut berjalan mengantarkan almarhumah hingga ke liang lahat bersebelahan dengan Ustaz Abdul Somad.

Dalam kesempatan ini, Musa Rajekshah turut menyampaikan belangsungkawa sedalam-dalamnya kepada Almarhumah ibunda Ustadz Abdul Somad.

"Pada suasana berkabung ini, kami dan ribuan masyarakat turut menyambut kedatangan jenazah almarhumah Hj. Rohana, ibunda dari guru, alim ulama kita Udstadz Abdul Somad yang baru saja tiba dari Pekanbaru Riau di kampung halaman Desa Silau Laut, Kecamatan Air Joman, Asahan malam ini. Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya saya ucapkan pada Almarhumah Ibunda Udstadz Abdul Somad, Hj. Rohana. Saya dari Jakarta turut menemani Udstadz Abdul Somad hingga sampai ke Medan. Dan tidak ada tanda-tanda bahwa beliau akan kembali secepat ini," ujar Wagub Sumut ini.

Ditambahkan Musa, tidak ada satu orang pun yang tahu kapan akan kembali.
"Almarhumah meninggal tanpa ada menyisakan rasa sakit. Insya Allah, almarhumah kembali dalam keadaan husnul khatimah, keluarga yang ditinggalkan agar tetap tabah, dan kita doakan agar almarhumah diterima disisinya dan dosanya diampuni oleh Allah SWT," tutur Musa Rajekshah.

Ia pun mengajak masyarakat Indonesia agar mendoakan almarhumah agar diterima di sisi Allah SWT.

"Mari saudara-saudaraku sekalian, kita sama-sama mendoakan almarhumah. Semoga Allah menerima iman keislaman beliau, diampuni dosa-dosanya, dan diterima di sisi Allah Subhanahu Wa Ta'ala, amin," ujar Musa Rajeckshah.

Dikesempatan ini, Udstadz Abdul Somad mengucapkan rasa terima kasihnya kepada masyarakat sekitar yang sudah datang dan berkumpul untuk mengucapkan belasungkawa.

“Terima kasih kepada masyarakat yang sudah bersusahpayah berkumpul malam ini. Dan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara terutama yang telah menemani saya dari Jakarta. Bapak Kapolda juga, Kapolresta Pekanbaru yang mengantarkan ibu saya sampai ke kampung halaman. Dan yang paling utama adalah saya mohon maaf kepada masyarakat semua atas salah ibu saya selama kehidupan beliau," tutur Ustadz Abdul Somad.

Setelah kata sambutan yang disampaikan oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara serta Udstadz Abdul Somad, Almarhumah dibawa ke Masjid Ar-Rahman yang berada tidak jauh dari kediaman beliau untuk disalatkan. 

Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar