Tendangan Leher Mematikan Jadi Akhir Karier Legenda Wushu di One Pride




ISN (Jakarta) -- Legenda wushu nasional, Handi Prayitno, memutuskan pensiun dari mixed martial arts usai mengalahkan Taufik Ramadhan di One Pride Pro Never Quit Fight Night 27, Sabtu (9/03/2019) lalu. 

Handi mengakui, keputusannya pensiun didasari atas keinginannya fokus dalam urusan bisnis.

"Ini menjadi duel terakir saya di One Pride. Saya ingin fokus mengurus bisnis," terang Handi, Sabtu (16/03/2019).

Melawan Taufik, Handi sebenarnya tampil brilian. Dia mampu menekan Taufik sepanjang laga. Hanya saja, Handi merasa begitu kesulitan menjatuhkan Taufik. Sebab menurut Handi, Taufik memiliki daya tahan yang bagus.
 
Baru pada ronde ketiga, Handi bisa membuat Taufik terkapar. High kick Handi berhasil membuat Si Beton tertidur.

"Hasilnya tak percuma, mengingat tendangan ini sudah diasah selama dua bulan terakhir. Saya beruntung bisa mendaratkan kaki di leher lawan dan menjatuhkannya," ujar Handi.

Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar