Wagubsu Persilahkan Direksi, Komisaris dan Dewas BUMD yang Dipecat Melapor



ISN (Medan) --  Diancam akan diadukan ke lembaga Ombudsman dan DPRD Sumatera Utara atas kebijakannya memberhentikan direksi, komisaris dan dewan pengawas Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah, tidak sedikitpun merasa takut. 

Malah Ijeck -- panggalian akrabnya, menantang jika kebijakannya dianggap salah, mereka yang merasa keberatan dipersilahkan untuk mengadu.

"Nggak apa-apa, kita kan bebas, silahkan mengadu. Kalau kebijakan tersebut dianggap salah bisa mengadu secara hukum," tegas Ijeck seusai melakukan penandatangan komitmen perbaikan pelayanan publik bersama Ombudsman RI Perwakilan Sumut di Medan, Selasa (26/3/2019).

Tidak dijelaskan Ijeck secara rinci alasan pemecatan para petinggi BUMD yang kepemilikan sahamnya berada di tangan Pemprov Sumut. 

Sebagai pengganti, saat ini Sekretaris Daerah Pemprovsu, Sabrina, sebagai pimpinan panitia seleksi tengah dilakukan proses seleksi. Sebanyak 109 orang mengikuti seleksi tertulis untuk mengisi jabatan-jabatan yang lowong di 5 BUMD.

Kepada awak media, mantan Direktur Keuangan dan Administrasi PT Dhirga Surya, Dicky Zulkarnain, mengaku diperlakukan semena-mena atas pemecatan dirinya oleh Ijeck melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa, pekan lalu. Dia tidak diberi kesempatan menyampaikan hak jawab sebagaimana ditentukan di AD/ART perusahaan.

"Saya merasa dibegal, sesuai kontrak seharusnya saya menjabat hingga April 2020. Saya akan mengadukan pemberhentian ini ke Ombudsman dan DPRD Sumut," ujar Dicky.
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar