Gubsu dan Wagubsu Hadiri Pemakaman Bupati Asahan



ISN (Medan) -- Pemakaman Bupati Asahan, Taufan Gama Simatupang, di Tanah Wakaf Muslim, Kayu Besar, Jalan Thamrin, Medan, Selasa (23/4/2019), dihadiri sejumlah pejabat, termasuk Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi dan Wakilnya, Musa Rajekshah.

Hadir juga Walikota Medan, Dzulmi Eldin bersama Wakilnya, Akhyar Nasution dan pejabat-pejabat Pemko Medan.

Setelah prosesi pemakaman, Edy dan Musa kemudian melakukan tabur bunga dan menyampaikan turut berdukacita kepada pihak keluarga.

"Setiap manusia cepat atau lambat akan kembali kepada Allah. Almarhum adalah sosok yang paling bahagia di antara kita. Siapa yang duluan menghadap-Nya, dia yang paling bahagia. Karena, kita tidak tahu ajal ini, kita sedih. Padahal beliau bersyukur, makanya ada istilah segera, segera, segera," ujar Edy.

"Saya berharap, kita saat ini masih hidup selalu mendoakan beliau agar Allah mengampuni beliau. Semoga Allah mengampuni dosa beliau dan menjadikan khusnul khatimah," harapnya.

Bagi Edy, almarhum Taufan adalah sosok yang baik. "Beliau itu adalah adik kelas saya. Saya kenal dia di SMA 1 (Medan)," tuturnya.

Taufan Gama Simatupang yang akrab disapa Buya, lahir di Medan, 28 Agustus 1963. Dia meninggal dunia di usia 56 tahun. 

Taufan merupakan putra mantan Bupati Asahan, Abdul Manan Simatupang. Sebelum menjabat sebagai bupati, Taufan sempat mengisi jabatan sebagai Wakil Bupati Asahan di masa pemerintahan Risuddin.

Taufan meninggalkan seorang istri bernama Winda Fitrika serta lima orang anak, Sesvianda Fatma Yuliandari Simatupang, Namira Rahma Simatupang, Nurfatimah Aprilianda Simatupang, Siti Aisyah Simatupang dan Imam Akbar Abdulmanan Simatupang.

Diketahui, Bupati Asahan yang sudah menjabat dua periode ini mengalami sakit beberapa bulan sejak dilantik pada Februari 2016. Kondisi kesehatannya pasang surut sepanjang dia menjabat.

Bahkan dalam beberapa kesempatan di acara resmi pemerintahan, almarhum tak bisa hadir termasuk rapat penting di Gedung DPRD Asahan.

Terakhir pada tanggal 17 April 2019, Taufan tak datang ke TPS untuk mencoblos. Saat itu dia harus didatangi petugas KPPS ke rumah dinasnya.

Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar