Polisi Tangkap PSK yang Larikan Sepeda Motor Pelanggan



ISN (Medan) -- Bagi lelaki yang suka 'jajan' di luar sepertinya harus ekstra hati-hati dalam memilih wanita yang akan dikencani. 

Selain takut ketahuan istri di rumah, bukan tidak mungkin wanita yang dikencani adalah pelaku tindak kejahatan. Seperti yang dialami SY (24), warga Jalan Pintu Air 1, Kecamatan Medan Johor. Gara-gara suka memakai jasa pekerja seks komersial (PSK), SY harus kehilangan sepeda motornya sesaat setelah berkencan dengan seorang PSK yang dibawanya dari pinggir jalan. 

Peristiwa itu terjadi usai SY berkencan dengan Novita Agustina alias Tika (21), wanita yang tinggal di Jalan Setia Budi, Tanjung Sari, Medan Selayang. 

Cerita berawal ketika SY mencari PSK di seputaran Jalan Sei Wampu, Jumat (25/1/2019) sekira pukul 21.00 WIB. Tak lama memantau, SY pun kepincut dengan seorang wanita seksi yang sedang mangkal di sana. 

Setelah berkenalan, SY kemudian melakukan negosiasi dengan Tika. Akhirnya keduanya sepakat untuk ngamar di Hotel Citra Sari tak jauh dari lokasi Tika mangkal. 

Singkat cerita, setelah memesan kamar, keduanya pun berhubungan badan. Setalah selesai, Tika pun mulai melancarkan aksinya. Saat itu Tika merayu dan meminta SY untuk mandi. 

Karena permintaan itu dirasa tak begitu aneh, SY pun menurutinya tanpa rasa curiga. 
Namun ternyata, saat itulah dimanfaatkan Tika untuk beraksi. Begitu SY masuk ke kamar mandi, sang PSK segera merogoh kantong celana SY dan mengambil kunci kontak sepeda motornya. Selanjutnya, wanita itu langsung ke parkiran dan melarikan sepeda motor tersebut. 

Selesai mandi, SY pun kaget karena Tika sudah tak lagi di kamar. Setelah dicari keluar hotel, ternyata sepeda motor miliknya juga sudah raib dari parkiran. Selanjutnya, SY pun melaporkan kejadian yang dialaminya ke Mapolsek Medan Baru. 

Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi pun melakukan penyelidikan. Dari rekaman CCTV hotel, diketahui bahwa pelakunya memang benar wanita yang baru saja dikencani SY. 

Setelah 2 bulan berlalu, petugas akhirnya mendapat informasi keberadaan Tika, Minggu (31/3/2019) kemarin. 

"Hari Minggu sekitar jam 17.30 WIB, kita mendapat informasi keberadaan pelaku. Maka kita langsung melakukan penangkapan di Pajus. Saat itu pelaku sedang berbelanja," kata Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Philip A Purba, Rabu (3/4/2019). 

Berdasarkan hasil interogasi, Tika mengaku sudah 3 kali melakukan aksi serupa dengan modus yang sama. 

"Sejauh ini sudah ada 3 LP. Selain korban SY, dua lagi inisial AAS di Hotel Menara dan MI di Hotel Sianjur. Ketiga kendaraan itu dijual pelaku ke daerah Delitua dengan harga bervariasi," pungkas Philip. 

Akibat perbuatannya, Tika dijerat dengan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar