Pemain PSMS Buka Puasa Pakai Mie Instan dan Teh Manis?



ISN (Medan) -- Kesulitan finansial yang dialami PSMS Medan benar-benar membuat para pemainnya menderita, termasuk saat menjalani ibadah puasa. 

Menu berbuka puasa di mess pemain dikabarkan hanya dihidangkan mie instan dan teh manis yang sangat jauh dari standar kebutuhan gizi pemain sepakbola.

Kabar menu buka puasa ala kadarnya untuk pemain PSMS itu diketahui dari salah satu pemain PSMS sendiri. Dalam sebuah percakapan WhatsApp (WA), pemain yang namanya enggan disebutkan ini mengaku kalau menu berbuka puasa di mess PSMS cuma ada mie instan dan teh manis.

"Buka puasanya cuma pake indomie dan teh manis," kata pemain tersebut.

Bahkan chatingan WA tersebut sempat dicapture dan diupload menjadi status salah satu kelompok suporter PSMS di Instagram. Postingan itu diupload di akun @psmszone dengan menghapus nama WA yang dicapture pada Sabtu, (11/5/2019) kemarin, meskipun postingan itu hari ini sudah dihapus.

Saat dikonfirmasi via dirrect message (DM) ke @psmszone kenapa postingan tersebut sudah tidak ada lagi, hingga berita ini diturunkan akun tersebut tidak kunjung menjawab.

Sekretaris PSMS Medan, Julius Raja saat dikonfirmasi terkait kabar itu membantah keras kalau pihaknya menyediakan mie instan buat pemainnya.

"Itu sama sekali tidak benar, tidak pernah kami menghidangkan indomie, silahkan cek saja langsung ke mess," jawab pria yang akrab disapa King ini saat dikonfirmasi, Minggu (12/5/2019) siang.

King juga menanyakan informasi dari mana yang menyebutkan hal itu, karena pihaknya mengaku selalu menyiapkan bukaan puasa standar gizi pesepakbola.

"Itu informasi dari mana, silahkan saja kalian cek langsung ke mess betul atau tidak kabar itu. Di sini kami menyiapkan bukaan puasa standar gizi pemain, seperti kolak dan kurma," ujar King.

Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar