Kartu Palsu Beredar di Pintu Tol Bandar Selamat



ISN (Medan) -- Seorang warga, Anggi Pratiwi (26), mengaku tertipu penjual kartu tol palsu di dekat pintu masuk Tol Bandar Selamat, Medan.

Anggi menceritakan pengalamannya dalam video berdurasi 1 menit 8 detik yang diunggah di media sosial sehari lalu. Ia menunjukkan kartu tol palsu berlogo Brizzi.

Video itu telah dibagikan sebanyak 674 kali dan telah mendapatkan beragam komentar dari netizen di akun sosial media Facebook.

Kejadian tidak mengenakan itu dialami korban pada Minggu (2/6/2019) sekitar pukul 17.00 WIB di depan pintu masuk Tol Bandar Selamat, saat dirinya hendak keluar dari Tol Amplas.

Menanggapi soal kartu tol palsu yang beredar diseputaran pintu masuk tol Bandar Selamat, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja menyarankan agar korban segera membuat laporan.

"Kami sarankan korban segera membuat laporan polisi. Supaya cepat ditindaklanjuti," kata Tatan, Senin (3/6/2019).

Tatan mengimbau agar kejadian serupa tidak terulang lagi, masyarakat diharapkan jeli dalam melihat kondisi fisik kartu tol.

"Sebaiknya diperhatikan secara benar apakah kartu tol yang dibeli itu benar dan bukan palsu. Supaya tidak terjadi hal-hal yang seperti ini lagi kedepan," jelas Tatan.

Seperti diberitakan, dalam peristiwa itu korban memutuskan untuk membeli kartu tol berlogo Brizzi dipinggir jalan, karena buru-buru di kejar waktu untuk sampai di tujuan.

Tak dinyana, kartu tol yang dibeli dipinggir jalan ternyata palsu. Bahkan sang penjual (penipu) menawarkan harga yang lebih tinggi dari biasanya.

Hal itu diketahui Anggi saat akan scan kartu tol tersebut. Karena sampai di depan pintu tol mau masuk, saat kartu tol ditempelin dan dibuka kartunya itu tidak bisa.

Korban menyesalkan karena masih adanya pihak-pihak yang memanfaatkan situasi dengan cara curang untuk mencari keuntungan dalam kesusahan orang lain.

"Saya kesal ada kejadian seperti ini. Yang tadinya harusnya bisa cepat, jadi tertunda. Karena uang segitu kan buat emak-emak seperti saya sangat berarti. Itu yang saya kesalkan," keluh Anggi.

"Harapan saya, semoga tidak ada lagi yang kena seperti saya ini. Karena ini mau mudik lebaran. Orang pasti banyak yang butuh kartu itu. Cari di Indomaret juga sudah jarang stok. Jadi mau nggak mau terpaksa beli disitu. Karena ada di depan mata yang mudah. Jadi kalau bisa ya cukup saya sajalah yang kena. Jangan ada lagi yang lain," pungkas Anggi.
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar