Tunggui Kawan 'Gedoi', Darman Malah Dipukuli Preman Hotel



ISN (Medan) -- Darman Wijaya Telaumbanua (21), mahasiswa asal Kabupaten Nias yang kuliah di salah satu Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan di Kota Medan mendatangi Mapolsek Delitua didampingi seorang temannya, Sabtu (1/6/2019) sekitar pukul 19.00 WIB.

Pemuda itu mengaku telah dianiaya sekelompok orang tak dikenal di Jalan Setia Budi, Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan. Tak hanya dianiaya, barang-barang milik mahasiswa yang tak lama lagi akan wisuda ini juga dirampas. 

Peristiwa itu bermula ketika Darman sedang menunggu temannya berinisial JAM (24) yang sedang menikmati jasa seorang wanita pekerja seks komersial di salah satu hotel kelas melati di kawasan Jalan Setia Budi Ujung. 

Darman kemudian melihat teman satu kampusnya itu keluar dengan tergesa-gesa dan langsung menyalakan sepeda motor yang masih didudukinya di depan hotel. 

Melihat temannya terburu-buru seperti ketakutan, Darman pun mengikut saja di boncengan ketika teman sekampusnya itu langsung tancap gas bagai dikejar setan. Saat itulah Darman menyadari bahwa mereka dibuntuti dua pria tak dikenal hingga akhirnya terhenti karena macet tepat di Simpang Selayang. 

"Waktu terjebak macet, kawan ku itu langsung lompat dan lari meninggalkan aku di kereta sendirian," kata Darman. 

Sesaat kemudian, kedua pria yang mengejar mereka langsung memukuli Darman. Oleh kedua pria itu, Darman kemudian dibawa kembali ke hotel tempat di mana temannya tadi asyik dengan PSK. Di sana, Darman kembali dipukuli, kali ini jumlah pelaku malah bertambah diperkirakan hingga dua belas orang. 

"Aku dipukuli pakai kayu, ada juga yang pakai pisau. Gara-gara itu bibir ku pecah, gigi ku pun patah," sambungnya. 

Selain itu, Darman juga mengalami memar di bagian kepala dan terkena sayatan pisau di bagian lengan. Tak hanya itu, para pelaku juga merampas barang-barang milik Darman berupa 1 unit HP Oppo A3S, 1 unit HP Vivo Y95, serta dompet berisi uang dua puluh ribu rupiah. 

Akibat peristiwa itu, Darman mengaku mengalami kerugian hingga 5 juta rupiah. 

Kapolsek Delitua, Kompol Efianto, melalui salah seorang petugas SPK membenarkan telah menerima laporan Darman. 

"Benar korban sudah membuat laporan, selanjutnya akan dilakukan penyelidikan dan pengembangan," kata seorang petugas SPKT Polsek Delitua.
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar