Polrestabes Medan Amankan Mucikari Anakan Penjual Bocah



ISN (Medan) -- Ada saja aksi kejahatan untuk mendapatkan uang. Seperti yang dilakukan mucikari masing-masing berinisial SS (18) warga Jalan Pasar Merah Gang Ansor, Kecamatan Medan Denai dan RS (17) warga Jalan Utama Gang Kuba, Kecamatan Medan Area.

Kedua gadis belia ini diduga nekat menjual seorang wanita di bawah umur. Namun aksi keduanya berhasil digagalkan Tim Pegasus Sat Reskrim Polrestabes Medan.

Informasi yang dihimpun dari Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira, membenarkan ada penangkapan terhadap kedua tersangka mucikari.

Dijelaskan Putu, penangkapan tersangka berawal informasi masyarakat belum lama ini bahwa seorang perempuan berinisial SS sering menyediakan gadis dibawah umur menjadi jasa seksual kepada pria hidung belang.

"Atas informasi tersebut Tim Pegasus melakukan penyelidikan. Rabu (24/7) sekitar pukul 18.00 WIB, anggota kami berpura-pura menyamar sebagai pria hidung belang dan langsung menghubungi tersangka SS lewat ponsel untuk memesan gadis di bawah umur," ujar Putu, Jumat (26/7/2019).

Pelaku SS bisa menyediakan wanita dengan tarif menjanjikan. Petugas pun kemudian menyanggupinya dan tersangka akan mengantar wanita yang dipesan tersebut ke salah satu kamar hotel di Jalan HM Jhoni.

Terpancing rencana petugas, akhirnya polisi menuju ke hotel dan salah seorang anggota Tim Pegasus masuk ke dalam dan menggedor pintu kamar.

"Tak lama SS dan RS keluar kamar. Selanjutnya uang sesuai kesepakatan diserahkan kepada SS, lalu petugas diminta masuk ke dalam kamar yang sudah ada gadis pesanan. Di saat bersamaan sejumlah petugas masuk ke hotel lalu membekuk kedua tersangka," jelas Putu.

Dari hasil pengungkapan, polisi mengamankan barang bukti berupa uang tunai dan HP, serta gadis pesanan yang berstatus korban diboyong ke Mako untuk diperiksa intensif.

Masih dikatakan AKBP Putu, dari hasil pemeriksaan terhadap SS dan RS, keduanya berperan sebagai mucikari yang menjual jasa seksual kepada pemesannya.

"Dari uang tersebut, rencananya korban akan mendapat uang separuh. Sedangkan sisanya akan dibagi kepada SS, RS dan J (DPO). Dari pengakuan tersangka ia sudah beberapa kali menjual gadis di bawah umur kepada pria hidung belang," kata Putu.

Kini kedua gadis belia tersebut dijerat dengan Pasal 2 UU RI No 21 Tahun 2007 tentang tindak pidana perdagangan orang dan atau pasal 296 KUHPidana.

Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar